
Geriatri.id - Faktor keselamatan di jalan raya menjadi perhatian sangat serius di tengah perkembangan penduduk di sejumlah negara yang kian menua.
Raksasa otomotif Jepang, Toyota mengembangkan teknologi terbaru bernama Accelerator Suppression Function (ASF) yang bisa membantu pengemudi lanjut usia (lansia).
Dilansir laman Global Toyota, Fitur Accelerator Suppression Function (ASF) memanfaatkan big data yang akan bekerja secara otomatis tanpa perintah dari pengemudi sendiri. Melalui teknologi ini, pengemudi tidak perlu khawatir jika salah menginjak pedal.
Sistem membaca jika mobil melaju di luar kebiasaan, misalnya karena pengemudi salah menginjak pedal gas atau rem saat berkendara. Algoritma dari big data itu akan menentukan apakah pengemudi menginjak gak sengaja atau tidak.
Keselamatan di jalan raya, terutama pengemudi lansia, menjadi perhatian produsen otomotif dunia.
Berdasarkan data pemerintah Jepang, 15 persen kecelakaan berat di jalan raya sepanjang 2018 disebabkan pengemudi berumur 75 tahun ke atas.
Penyebab paling umum dari kecelakaan itu adalah kesalahan pengemudi menginjak pedal rem dan gas.
Toyota telah mengembangkan memperkenalkan Intelligent Clearance Sonar (ICS) pada 2012 lalu. Saat ini, 32 model atau 83 persen dari jajarannya, dilengkapi dengan ICS.
Toyota juga memiliki sebuah fitur keamanan yang bernama Safety Sense yang meluncur pada tahun 2015 lalu.
Sistem ini berfungsi melakukan pengereman darurat secara otomatis dan lane departure alert (radar yang bisa mendeteksi adanya kendaraan di samping kiri atau kanan yang bisa membahayakan posisi mobil).
Dan pada 2018 lalu, Toyota kembali menghadirkan fitur keamanan Safety Sence generasi kedua yang memungkinkan mobil untuk mengenali objek pejalan kaki di malam hari dan pengendara sepeda. Sistem sekarang dapat dipasang dalam 12 model, dan 20.300 unit telah dipasang per 31 Desember 2019.*** (ymr)
Foto Pixabay
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri