Sekolah Lansia di Kota Bandung


Berita Lansia - Pemerintah Kota Bandung ingin mendorong kota menjadi ramah lansia.

2020-02-06 07:06:40

Geriatri.id - Pemerintah Kota Bandung meresmikan program sekolah untuk penduduk lanjut usia (lansia) di di Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu (05/02/2020). Sekolah bernama Nasi Bekel Untuk Lansia atau 'Sibulan' ini diresmikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. 

Dalam materi sekolah lansia itu nanti ada pengajaran tentang gizi, ibadah, pengetahuan tanggap darurat.

Semua materinya yang aplikatif. "Intinya kita ingin para lansia, orang tua kita ini tetap berdaya di usia senjanya" ujar Yana melalui rilis humas Kota Bandung.

Menurutnya, meski berlabel sekolah, nantinya pendidikan yang disampaikan lebih ke aplikatif bukan teoritis. Mengingat para lansia lebih mudah untuk melakukan yang aplikatif. 

Para lansia ini nantinya dibagi dalam 3 strata dalam kegiatan sekolahnya, yaitu S1, S2 dan S3, masing-masing akan melakukan 12 kali pertemuan 2 kali dalam sebulan. 

"Tapi bukan strata dalam pengertian umum untuk meraih gelar sarjana ya, ini hanya pengistilahan saja untuk membedakan tingkatan materi" kata Yana.

Yana menjelaskan, materi dan kurikulum yang akan diberikan kepada Lansia dan langsung disiapkan dari yayasan IRL Jabar.

Materi yang dirancang pun kata dia, sejalan dengan rencana pemerintah Kota Bandung yang ingin mendorong kota menjadi ramah lansia.

"Sesuai tertuang di Raperda Ramah Lansia, ini program Bandung ramah Lansia.

Jadi kami sediakan Sekolah Lansia. ujungnya dia mandiri produktif dan sehat," kata Yana.


Rencananya, Pemerintah Kota Bandung akan ada membuat 4 sekolah lansia lainnya, yaitu di Kecamatan Antapani, Sukajadi, Ujungberung, dan Kecamatan Cinambo.

Lansia di Kota Bandung tercatat sebanyak 275.140 jiwa atau sekitar 11 persen dari 2.452.179 jiwa total penduduk Kota Bandung. Sedangkan Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Bandung mencapai usia 74 tahun.

“Sekolah ini diharapkan bisa meningkatkan indeks harapan hidup para lansia. Sehingga mereka tetap bisa sehat dan mandiri,” ujar Yana. 

Sementara itu, Ketua Indonesia Ramah Lansia (IRL), Susiyana mengatakan, Sekolah Lansia akan mengajarkan mengenai pengenalan proses penuaan, pencegahan penyakit, meningkatkan kebugaran dan keseimbangan, pencegahan dimensia atau kepikunan dan keterampilan dan produktif. 

“Salah satu program unggulan IRL, seperti pencegahan penyakit ada juga pojok dimensia. Jadi kepikunan itu ada upaya pencegahan dengan bermain gim seperti main puzzzle, supaya ada stimulasi motorik halus sehingga berfungsi baik,” kata Susiyana. 

Sekolah lansia, lanjut Susiyana, tidak hanya sekedar mempelajari mengenai aspek kesehatan fisik.

Tetapi juga memiliki keterkaitan antar elemen baik kesehatan fisik itu sendiri yaitu aspek sosial, psikologis, ekonomi, dan spiritual. 

Yeti Mamat, 70 tahun, siswa Sekolah Lansia Sibulan mengatakan sangat mengapresiasi kehadiran sekolah untuk lansia. Kata Yeti sekolah lansia bisa menjadi wadah yang positif bagi lansia di Kota Bandung.

“Sangat setuju sekali dengan hadirnya sekolah lansia ini. Kalau ada kegiatan, lansia itu otaknya kerja tidak akan pikun. Itu yang saya rasakan. Lansia harus menjadi penyemangat bagi kaum muda yang masih panjang perjalanan hidupnya,” ujarnya.

Nenek yang jago tari ini berharap pemerintah memberikan pendidikan atau bekal bagi lansia. Harapannya, sekolah lansia bisa hadir di setiap wilayah di Kota Bandung. Sehingga lansia di Kota Bandung lebih produktif. (ymr)

Foto: dokumen humas Pemkot Bandung

lansia,geriatri,sekolah lansia

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026