
Geriatri.id - Buah-buahan dikenal sebagai sumber nutrisi yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Tapi, tidak semua buah bisa dikonsumsi secara bebas tanpa batasan.
Beberapa buah memiliki kandungan gula, kalori, atau zat tertentu. Jika dikonsumsi berlebihan, buah seperti itu justru bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan.
Karena itu, penting untuk mengenali jenis buah yang perlu dikonsumsi dengan bijak agar tetap sehat tanpa risiko berlebihan.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
1. Buah dengan Kandungan Gula Tinggi
Buah mengandung gula alami, tetapi beberapa jenis punya kadar lebih tinggi dan bisa berpengaruh pada kadar gula darah.
Bagi penderita diabetes atau yang sedang diet rendah gula, berikut beberapa buah yang perlu dikontrol porsinya:
Mangga
Kaya akan vitamin C dan serat, tapi juga mengandung gula alami yang cukup tinggi.
Anggur
Manis dan segar, tapi kandungan fruktosanya bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
Ceri
Indeks glikemiknya cukup tinggi, jadi bisa menaikkan kadar gula darah dengan cepat.
Pisang
Sumber energi yang baik, tapi juga tinggi karbohidrat dan gula alami
2. Buah dengan Kalori Tinggi
Beberapa buah mengandung kalori yang cukup besar, terutama yang kaya lemak sehat. Meski bermanfaat, tetap perlu dikontrol agar tidak berlebihan.
Alpukat
Sumber lemak sehat, tapi satu buah alpukat bisa mengandung 240 kalori.
Kelapa
Mengandung lemak jenuh yang bisa berdampak pada kadar kolesterol jika berlebihan.
Kurma
Meskipun sering jadi camilan sehat, satu butir kurma mengandung sekitar 20 kalori.
3. Buah dengan Keasaman Tinggi
Buah dengan kadar asam tinggi bisa memicu masalah pencernaan atau merusak enamel gigi jika dikonsumsi terlalu sering:
Jeruk
Kaya vitamin C, tapi bisa memperburuk asam lambung.
Nanas
Mengandung asam sitrat yang cukup tinggi, bisa bikin perut terasa tidak nyaman.
Lemon dan Lime
Terlalu sering mengonsumsi bisa merusak enamel gigi.
4. Buah dengan Kandungan Oksalat Tinggi
Beberapa buah mengandung oksalat, zat yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan:
Belimbing
Bisa berbahaya bagi penderita penyakit ginjal.
Rhubarb
Meski sering digunakan sebagai bahan makanan, kandungan oksalatnya cukup tinggi.
5. Buah yang Bisa Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Beberapa buah mengandung senyawa yang bisa menyebabkan gas, kembung, atau bahkan diare jika dikonsumsi terlalu banyak:
Semangka
Tinggi kandungan air dan gula, bisa menyebabkan perut kembung.
Prune
Mengandung sorbitol, yang bertindak sebagai pencahar alami.
Persik (Peach)
Kaya serat, tapi bisa memicu gas atau perut kembung.
Jadi, Seberapa Banyak Boleh Mengonsumsi Buah?
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Bukan berarti buah-buahan di atas harus dihindari sepenuhnya, ya! Kuncinya adalah mengonsumsi dengan bijak dan seimbang.
Kalau punya kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau gangguan pencernaan, pastikan untuk memilih buah yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu.
Tetap sehat dan nikmati buah dengan porsi yang tepat!***
*Ilustrasi - Buah-buahan dikenal sebagai sumber nutrisi yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat.(Pixabay)
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri