Menyeduh Teh Bisa Hilangkan Logam Berat dalam Air?


Berita Lansia - Riset terbaru dari Universitas Northwestern, Amerika Serikat, menunjukkan, menyeduh teh dapat menghilangkan kandungan logam berat dalam air. 

2025-02-27 23:30:07

Geriatri.id - Riset terbaru dari Universitas Northwestern, Amerika Serikat, menunjukkan, menyeduh teh dapat menghilangkan kandungan logam berat dalam air. 

Para ilmuwan menemukan, teh mengikat ion logam berat dalam air melalui mekanisme ikatan kimia.

Penelitian yang dilakukan Benjamin Shindel dan timnya telah diterbitkan dalam jurnal ACS Food Science & Technology pada 24 Februari 2025 dengan judul Brewing Clean Water: The Metal-Remediating Benefits of Tea Preparation.

Mereka menyeduh berbagai jenis teh dengan air mengandung konsentrasi ion logam berat yang diketahui, lalu mengukur perubahan konsentrasi ion setelah waktu perendaman tertentu. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Hasilnya, teh hitam secara signifikan mengurangi kandungan ion logam berat seperti timbal, kromium, dan kadmium dalam air.

Teh Hitam Paling Efektif Mengurangi Timbal

Dalam penelitian lebih lanjut, tim fokus pada ion timbal dan menemukan, semakin lama waktu penyeduhan dan semakin tinggi suhu air, semakin besar penurunan konsentrasi ion timbal. 

Secangkir teh hitam yang diseduh selama lima menit dapat mengurangi kadar timbal dalam air hingga 15%.

Selain itu, dibandingkan teh kamomil, rooibos, dan oolong, teh hitam, hijau, dan putih menunjukkan efektivitas lebih tinggi dalam mengurangi kandungan timbal dalam air setelah 24 jam perendaman.

Teh Bubuk Lebih Efektif Dibanding Daun Utuh

Hasil riset juga mengungkapkan, teh dalam bentuk bubuk lebih efektif dalam mengurangi kadar ion logam dibanding daun teh utuh. 

Selain itu, bahan kantong teh juga berpengaruh. Kantong teh berbahan selulosa kosong dapat mengurangi konsentrasi ion timbal, sementara kantong berbahan katun dan nilon tidak memiliki efek yang sama.

Dampak bagi Kesehatan dan Pengolahan Air


Meskipun penelitian ini tidak secara langsung menguji dampak kesehatan, Shindel mengatakan, konsumsi teh mungkin berkontribusi sedikit dalam mengurangi paparan logam berat. 

Namun, Prof. Michelle Francl dari Bryn Mawr College menekankan, minum teh tidak dapat dianggap sebagai solusi utama untuk menghilangkan logam berat dari air.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Meski demikian, riset ini membuka peluang bagi pengembangan metode ramah lingkungan untuk mengurangi kontaminasi logam dalam air, yang menjadi kebutuhan mendesak di banyak wilayah dunia.***

*Ilustrasi - Teh hijau.(Pixabay)

Video Lansia Online


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026