
Geriatri - Di usianya yang tak lagi muda, seorang perempuan bernama Jumaria akhirnya menjejakkan kaki di Madinah—sebuah perjalanan yang ia bangun perlahan selama bertahun-tahun. Lansia asal Maros, Sulawesi Selatan ini menjadi sorotan setelah kisahnya dibagikan oleh otoritas Arab Saudi dan menyebar luas di media sosial.
Di balik wajahnya yang sederhana, tersimpan cerita panjang tentang ketekunan. Hidup seorang diri, Jumaria tak pernah berhenti memupuk harapan untuk berhaji. Sedikit demi sedikit, dari hasil bertani di sawah dan kebun, ia menyisihkan rezeki hingga impian itu benar-benar terwujud.
Yang membuat kisahnya semakin menginspirasi adalah kondisi fisiknya. Di usia hampir 70 tahun, ia tetap bugar dan aktif. Ia tak pernah absen mengikuti bimbingan manasik, bahkan ketika cuaca tak bersahabat. Ketekunannya itu menjadikannya contoh nyata bahwa kesiapan berhaji bukan hanya soal biaya, tapi juga tentang menjaga kesehatan dan komitmen.
Tak heran jika ia kemudian dipilih sebagai Ikon Haji 2026. Bukan semata karena kisah hidupnya, tetapi juga karena ia memenuhi syarat kemampuan—baik secara finansial, fisik, maupun mental—untuk menjalankan ibadah dengan baik.
Perjalanan Jumaria bukan tanpa pengorbanan. Hari-harinya dihabiskan di sawah sejak pagi, membawa bekal sederhana, lalu pulang untuk beristirahat sebelum kembali menjalani rutinitas. Dari kehidupan yang sunyi dan penuh kerja keras itulah, satu per satu rupiah terkumpul.
"Kerja sawah. Kalau pagi jam 6 pergi, bawa air setengah liter. Habis itu pulang. Pulang mandi, sudah mandi, makan. Sudah makan tidur sedikit, baru sholat," ceritanya kepada wartawan Media Center Haji (MCH) yang menemuinya, seperti dikutip Republika .
Kini, di Tanah Suci, ia tak hanya membawa doa untuk dirinya sendiri, tetapi juga harapan sederhana: diberi umur panjang dan kesempatan untuk kembali lagi. Sebuah keinginan yang lahir dari perjalanan panjang—tentang sabar, ikhtiar, dan keyakinan yang tak pernah padam.
"Aku berdoa supaya panjang umur saja, semoga dikasih ke sini lagi," katanya, menyelipkan harapan.
=====
Sudah daftar pelatihan caregiver? Silakan klik di sini
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri