
Geriatri.id - Kurma bukan hanya sekadar buah manis yang identik dengan bulan Ramadan. Di balik kelezatan rasanya, kurma menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa.
Kaya akan nutrisi dan antioksidan, buah ini mampu membantu mencegah berbagai penyakit, mulai dari diabetes hingga kanker.
Manfaat Kurma untuk Mencegah Penyakit
1. Menstabilkan gula darah dan mencegah diabetes
Meskipun rasanya manis, indeks glikemik kurma relatif rendah, sehingga lebih aman dibandingkan gula rafinasi.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Konsumsi kurma dalam jumlah yang tepat dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes.
2. Menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit
Kurma kaya akan serat pangan yang mendukung kesehatan pencernaan.
Studi dalam British Journal of Nutrition menyebutkan, mengonsumsi 7 butir kurma per hari selama 21 hari dapat meningkatkan gerakan usus dan melancarkan buang air besar.
3. Mencegah osteoporosis dan memperkuat tulang
Kandungan mineral penting dalam kurma seperti selenium, mangan, tembaga, dan magnesium, berperan dalam menjaga kepadatan tulang.
Ini menjadikannya makanan yang sangat bermanfaat bagi lansia dan wanita pascamenopause untuk mencegah osteoporosis.
4. Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini
Kurma mengandung antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh, mencegah penuaan dini, dan menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.
Selain itu, kandungan nutrisi dalam kurma juga dapat mengontrol produksi melanin, yang berpengaruh pada kesehatan kulit.
5. Meningkatkan fungsi otak dan mencegah alzheimer
Kurma memiliki senyawa antiinflamasi yang dapat menurunkan peradangan di otak dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Studi laboratorium menunjukkan bahwa konsumsi kurma dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir.
6. Memperkuat kekebalan tubuh dan mencegah penyakit kronis
Kandungan antioksidan dalam kurma seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat, berperan dalam melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.
Flavonoid diketahui membantu menurunkan risiko diabetes dan kanker, sementara karotenoid mendukung kesehatan jantung dan mata.
7. Mencegah kanker pankreas
Penelitian dari Sultan Qaboos University menemukan, senyawa aktif dalam kurma, terutama jenis Khalas, memiliki efek antiinflamasi dan antifibrosis yang dapat membantu mencegah perkembangan kanker pankreas.
Konsumsi Kurma dengan Bijak
Untuk mendapatkan manfaat optimal dari kurma, konsumsi dalam jumlah yang tepat.
Para ahli menyarankan mengonsumsi tiga hingga tujuh butir kurma per hari sebagai bagian dari pola makan sehat.
Dengan demikian, khasiat luar biasa dari buah ini dapat dinikmati tanpa khawatir akan dampak negatif.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan
Jadi, tak perlu ragu menjadikan kurma sebagai bagian dari menu harian. Selain lezat, buah ini juga kaya manfaat untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh!***
*Ilustrasi - Manfaat kurma bagi kesehatan.(Pixabay)
Artikel ini merupakan bagian dari edisi Ramadan Geriatri. Untuk membaca artikel lainnya KLIK DISINI!
Video Lansia Online
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri