
Geriatri.id - Memiliki tubuh bugar hingga lanjut usia (lansia) menjadi impian banyak orang. Namun, kebugaran fisik saja tidak cukup untuk menjalani kehidupan berkualitas di usia senja.
Kebahagiaan menjadi faktor penting yang turut menentukan kesehatan dan kesejahteraan lansia. Sayangnya, ada beberapa tantangan yang dapat menghambat kebahagiaan mereka.
Faktor yang menghambat kebahagiaan lansia
Setiap tahap kehidupan memiliki tantangannya sendiri, begitu juga dengan masa lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Seiring bertambahnya usia, berbagai faktor dapat menjadi penghambat kebahagiaan mereka.
Berikut beberapa di antaranya:
1. Masalah kesehatan
Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, termasuk munculnya penyakit serius atau disabilitas.
Kondisi ini dapat memengaruhi bentuk tubuh serta citra diri lansia, terutama jika mereka telah menjalani operasi atau memiliki penyakit kronis.
Perubahan ini berpotensi menyebabkan stres hingga depresi.
2. Rasa kesepian
Kesepian menjadi salah satu tantangan terbesar bagi lansia, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri.
Kehilangan pasangan, teman, atau anggota keluarga yang biasa menemani dapat meningkatkan rasa sedih.
Selain itu, menurunnya mobilitas—misalnya tidak bisa berjalan jauh atau dilarang menyetir—juga dapat membuat mereka semakin terisolasi.
3. Kehilangan tujuan hidup
Saat masih produktif, seseorang memiliki berbagai aktivitas dan tujuan yang ingin dicapai.
Namun, ketika memasuki masa lansia, banyak dari mereka merasa kehilangan arah, terutama setelah anak-anak telah mandiri dan karier sudah berakhir.
Tanpa tujuan hidup yang jelas, lansia rentan merasa hampa dan kehilangan semangat.
4. Ketakutan akan kematian
Ketidakpastian mengenai masa depan sering kali membuat lansia merasa cemas.
Rasa takut akan kematian, kekhawatiran terhadap kondisi finansial, serta masalah kesehatan yang semakin kompleks dapat menjadi beban pikiran.
Terlalu larut dalam ketakutan ini justru membuat mereka sulit untuk menikmati hidup.
5. Kehilangan orang terdekat
Semakin bertambah usia, semakin banyak pula orang-orang terdekat yang berpulang. Kehilangan pasangan, sahabat, atau keluarga dapat meninggalkan luka mendalam yang sulit disembuhkan.
Perasaan kehilangan ini bisa memicu kesepian dan bahkan depresi jika tidak ditangani dengan baik.
Mewujudkan kebahagiaan lansia
Meskipun ada berbagai faktor yang bisa menghambat kebahagiaan lansia, bukan berarti mereka tidak bisa menikmati
Dukungan dari keluarga, lingkungan yang hangat, serta aktivitas yang menyenangkan dapat membantu mereka tetap bahagia.
Menjalin hubungan sosial, menjalankan hobi, serta menjaga kesehatan fisik dan mental adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk menciptakan masa tua yang lebih bahagia.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan
Usia senja bukan akhir dari segalanya, tetapi babak baru yang bisa dijalani dengan penuh makna dan kebahagiaan.
Dengan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang terdekat, lansia dapat menikmati hidup dengan lebih tenang dan damai.***
*Ilustrasi - Kesepian bisa menghambat kebahagiaan lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri