
Geriatri.id - Haruskah pergi ke pusat kebugaran atau gym agar tubuh tetap bugar? Ternyata ada hobi sederhana seperti berkebun yang efektif menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
Dan Buettner, seorang ahli dari mengungkapkan tidak selalu perlu berolahraga di pusat kebugaran untuk tetap sehat. Zona biru adalah wilayah di dunia yang penduduknya memiliki peluang sepuluh kali lebih besar untuk mencapai usia 100 tahun.
Melalui akun TikTok-nya (@danbuettner), Buettner menjelaskan banyak orang berumur panjang memiliki kebiasaan berkebun.
Aktivitas ini tidak hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga meningkatkan aktivitas fisik secara alami.
"Setelah 20 tahun mengamati orang-orang yang hidup paling lama di dunia, saya yakin bahwa aktivitas fisik terbaik adalah berkebun," ujar Buettner kepada 152 ribu pengikutnya.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan
Mengapa? Alasannya, berkebun melibatkan berbagai gerakan tubuh, mengurangi stres, dan membuat orang sedikit kehabisan napas.
Selain itu, ketika menanam sayuran dan ingin melihatnya tumbuh dan dikonsumsi, memotivasi untuk terus melakukannya setiap hari.
Menyiram, mencabut gulma, atau memanen menjadi rutinitas harian. Jika ingin mencari aktivitas dalam jangka panjang, berkebun adalah jawabannya.
"Tanamlah kebun, dan kita akan bertemu saat Anda berusia 100 tahun," tambahnya.
Teori Buettner mendapat dukungan dari Kieran Sheridan, seorang fisioterapis di UEA.
Dalam wawancaranya dengan Mirror, ia menjelaskan berkebun dapat membakar kalori dalam jumlah besar.
"Menurut CDC, Anda bisa membakar sekitar 300 kalori hanya dengan berkebun selama 45 menit," jelas Kieran.
Aktivitas seperti menanam, menyiram, menggali, hingga mengangkat kantong pupuk melibatkan banyak kelompok otot dan dapat membakar 200-300 kalori per jam.
Bahkan, dibanding berjalan di treadmill dengan kecepatan 3,5 mph yang membakar sekitar 258 kalori per jam, berkebun dapat menjadi alternatif olahraga menyenangkan dan bermanfaat.
Berkebun melatih berbagai kelompok otot di tubuh. Aktivitas seperti menggali tanah membakar kalori paling banyak karena melibatkan gerakan mendorong yang menggunakan banyak otot secara bersamaan.
Sheridan menekankan pentingnya melakukan peregangan sebelum berkebun untuk menghindari kram atau kelelahan otot.
"Berkebun tidak hanya membantu membakar kalori, tapi juga setara dengan olahraga sederhana," tambahnya.
Ia menyarankan variasi dalam berkebun agar tidak menyebabkan cedera atau nyeri otot.
"Jangan hanya fokus pada satu aktivitas, seperti menanam atau membawa kantong pupuk. Cobalah mencampur berbagai tugas, seperti mencabut gulma dan menyapu, untuk menjaga keseimbangan gerakan tubuh," pungkasnya.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Berkebun bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga menjadi aktivitas sehat dalam meningkatkan kualitas hidup.
Jadi, jika mencari cara menyenangkan untuk tetap bugar tanpa harus ke gym, berkebun bisa menjadi pilihan terbaik!***
*Ilustrasi - Manfaat berkebun bagi kesehatan lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri