6 Makanan dan Minuman Manis yang Diam-diam Tingkatkan Kolesterol


Berita Lansia - Kolesterol berperan penting, seperti membangun sel baru dan mendukung fungsi vital lainnya. Namun, tidak semua jenis kolesterol bersifat baik. 

2025-01-27 23:21:11

Geriatri.id - Kolesterol berperan penting bagi tubuh, seperti membangun sel baru dan mendukung fungsi vital lainnya. Namun, tidak semua jenis kolesterol bersifat baik. 

Kolesterol low-density lipoprotein (LDL) dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL dapat menumpuk di dinding arteri, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Sebaliknya, kolesterol high-density lipoprotein (HDL) membantu mengangkut LDL ke hati untuk dikeluarkan dari tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar 144 Penyakit yang Dijamin BPJS Kesehatan

Pola makan kaya gula tambahan dapat memperburuk kadar kolesterol dalam tubuh. 

Menurut Dr. Jennifer Robinson dikutip dari WebMD, konsumsi gula berlebih mendorong hati memproduksi lebih banyak LDL dan menurunkan HDL. 

Selain itu, gula tambahan dapat meningkatkan kadar trigliserida, salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. 

Berikut enam makanan dan minuman mengandung gula tinggi yang menjadi penyumbang utama kolesterol tinggi:  

1. Kopi manis

Meski kopi tidak mengandung kolesterol, senyawa diterpen di dalamnya dapat menghambat pemecahan kolesterol dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi dengan ditambah gula secara berlebihan. 

2. Minuman ringan

Penelitian di The Journal of Nutrition menunjukkan konsumsi soda lebih dari satu porsi per hari berkorelasi dengan peningkatan kadar LDL dan trigliserida.  

3. Kue dan biskuit

Tingginya lemak jenuh dan gula tambahan dalam makanan ini dapat memicu kenaikan kolesterol dan berat badan.  

4. Karbohidrat olahan


Meskipun bukan makanan manis, roti putih dan pasta dapat memicu lonjakan gula darah yang berujung pada peningkatan trigliserida.  

5. Minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol berlebihan dapat mengganggu fungsi hati, yang berperan penting dalam pengelolaan kolesterol.  

6. Sereal tinggi gula

Banyak sereal sarapan mengandung gula tambahan tinggi yang berdampak negatif pada kesehatan jantung.  

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Kolesterol yang sehat dapat dicapai dengan pola makan seimbang dan pembatasan gula tambahan. 

Dengan menjaga asupan gula, dapat melindungi kesehatan jantung sekaligus mencegah komplikasi yang berhubungan dengan kolesterol tinggi.***

*Ilustrasi - Pola makan kaya gula tambahan dapat memperburuk kadar kolesterol dalam tubuh.(Pixabay)

Video Senior Podcast

 


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026