Banyak yang Bisa Dilakukan Lansia dengan Urban Farming


Berita Lansia - Sebanyak 17 anggota Selantang Karang Werda berkumpul di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates untuk mengikuti pembelajaran bertema urban farming. 

2025-01-25 08:50:07

Geriatri.id - Sebanyak 17 anggota Selantang Karang Werda berkumpul di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur,  untuk mengikuti pembelajaran bertema urban farming. 

Program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang diinisiasi BKKBN, kali ini mengangkat tema kewirausahaan berbasis pertanian sebagai cara memberdayakan para lansia untuk tetap aktif dan produktif.

Kegiatan telah berlangsung pada Selasa 21 Januari 2025, dimulai pukul 15.30 WIB dengan menghadirkan Nanda, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan dua mahasiswa magang sebagai narasumber. 

Mereka memperkenalkan konsep urban farming, sebuah pendekatan bertani modern yang memungkinkan praktik pertanian di lahan terbatas.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung 

Para peserta diperkenalkan dengan berbagai peluang usaha, seperti hidroponik, tanaman obat keluarga (TOGA), tanaman hias, sayur organik, tabulampot (tanaman buah dalam pot), hingga agrowisata dan greenhouses.

Nanda menjelaskan urban farming sangat fleksibel dan ramah lingkungan.

Dengan modal sederhana, lansia bisa menghasilkan sayur organik, merawat tanaman hias, atau bahkan membuka agrowisata kecil-kecilan di halaman rumah.

Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga memacu kreativitas para lansia.

Salah satu ide yang dipaparkan adalah membuat konten kreatif bertema pertanian untuk dibagikan di media sosial, membuka peluang pendapatan tambahan sekaligus berbagi inspirasi.

Lansia aktif, lingkungan produktif


Para peserta menyambut materi dengan antusias. Mereka aktif bertanya, mulai dari cara memulai hidroponik hingga strategi pemasaran hasil panen.

Suasana semakin hangat saat narasumber memberikan simulasi sederhana tentang menanam sayur menggunakan botol bekas.

Program ini bertujuan mendukung para lansia agar tetap sehat, aktif, dan berkontribusi, baik untuk keluarga maupun masyarakat. 

Dengan urban farming, lansia tidak hanya memiliki kegiatan positif tetapi juga berpeluang meningkatkan kualitas hidup melalui hasil panen yang bisa dijual atau dikonsumsi sendiri.

Semangat lansia hebat

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.15 WIB ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, foto bersama, dan yel-yel "Lansia Hebat!" yang menggema penuh semangat. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Melalui program Selantang, usia senja bukan halangan untuk terus berkarya. Urban farming memberikan kesempatan bagi lansia untuk menjalani hidup lebih bermakna, produktif, dan 

Usia boleh senja, tetapi semangat untuk berkontribusi tetap menyala.***

*Sebanyak 17 anggota Selantang Karang Werda berkumpul di Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur,  untuk mengikuti pembelajaran bertema urban farming.(PPID Kab Jember)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026