Antisipasi Wabah Pneumonia dengan 3 Pendekatan


Berita Lansia - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Siswanto mengatakan Indonesia siap untuk mengantisipasi wabah Pneumonia.

2020-01-20 16:38:31

Geriatri.id - Dunia dikejutkan dengan wabah Pneumonia yang ditemukan di Wuhan, Tiongkok. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Siswanto mengatakan Indonesia siap untuk mengantisipasi wabah tersebut.

'"Oh siap (mengidentifikasi), kan punya lab. Lab-labnya sederhana, itukan labnya biomonokuler, pemeriksaannya dengan PCR yakni suatu reaksi untuk mengidentifikasi DNA dan RNA. Udah siap itu,'' ujarnya dalam Pertemuan Ilmiah Berkala bertajuk  Kesiap-siagaan Indonesia Dalam Antisipasi Wuhan Pneumonia di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Dikutip dari portal Kemenkes, Siswanto menambahkan untuk mengantisipasi wabah tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan 3 pilar.

1. Kemampuan mencegah dengan memperbaiki perilaku dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit tersebut.

2. Kemampuan mendeteksi ditingkatkan terutama lewat pintu-pintu masuk negara, itu harus didukung oleh kemampuan rumah sakit maupun klinik-klinik untuk dikirim ke laboratorium yang mampu.

3. Kemampuan merespon penting kaitannya dengan penanganan layanan kesehatan, dan tentunya harus proporsional sehingga tidak menimbulkan ketakutan

Kepala Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Vivi Setiawaty mengatakan laboratorium untuk mengantisipasi new emegency telah siap. Hingga kini, jejaring juga sudah dibentuk, diperkuat dan diperluas mulai dari universitas, lembaga penelitian dan rumah sakit yang akan membantu mengambil spesimen-spesimen dari kasus yang dicurigai.

Untuk diketahui, pada 31 Desember 2019, Pemerintah Tiongkok melaporkan ke WHO Western Pacific Regional Office di Manila. Pada 5 Januari, WHO mengeluarkan statemen pertama, saat ini beberapa kasus sudah muncul tapi belum diketahui penyebabnya. Pada 12 Januari disebutkan penyebabnya Novel Coronavirus.

Virus korona bisa menyebabkan penyakit yang ringan sampai berat, sekarang ini paling banyak dibicarakan adalah MERS-CoV dan SARS-CoV yang masih dalam satu kelurga. Virus korona pada dasarnya dari binatang pindah ke manusia, dan 80% penyakit baru berasal dari zoonosis.***

*Pertemuan Ilmiah Berkala bertajuk  Kesiap-siagaan Indonesia Dalam Antisipasi Wuhan Pneumonia di Jakarta, (Foto:Kemenkes).

Berita Terkait:

Serang Balita Hingga Lansia, Ini Tips PDPI Cegah Pneumonia

Pneumonia,WHO,kemenkes,lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

Memahami Hipertensi (6): Kapan Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Persiapan Menuju Masa Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026