Obesitas dan Kualitas Tidur Ancaman Ganda Bagi Lansia 


Berita Lansia - Orang lanjut usia (lansia) menghadapi tantangan kesehatan, salah satunya obesitas. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar pada kualitas tidur mereka. 

2025-01-19 15:08:59

Geriatri.id - Orang lanjut usia (lansia) menghadapi tantangan kesehatan, salah satunya obesitas. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berdampak besar pada kualitas tidur mereka. 

Dilansir Medical Xpress, penelitian terbaru dari Universitas Sao Paulo (USP) di Brasil mengungkap, lansia obesitas dengan kualitas tidur buruk cenderung mengalami masalah kesehatan lebih serius, termasuk kecemasan dan depresi.  

Obesitas lansia tren mengkhawatirkan

Jumlah lansia yang mengalami obesitas terus meningkat secara global. 

Di Brasil, prevalensi kelebihan berat badan pada orang berusia 60 tahun ke atas melonjak dari 53,7% pada 2006 menjadi 60,4% pada 2019. 

Pada periode yang sama, tingkat obesitas naik dari 16,1% menjadi 20,8%. Lansia berusia 70–79 tahun mencatat kenaikan obesitas terbesar, dengan dampak signifikan pada kesehatan mereka.  

Baca Juga: Hadiah Spesial di Hari Ultah, Skrining Kesehatan Gratis Berdasarkan Usia

Hamilton Roschel, peneliti utama studi ini, menyebut kombinasi populasi yang menua dan meningkatnya obesitas sebagai ancaman kesehatan serius.  

Kualitas tidur dan kesehatan lansia obesitas

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports melibatkan 95 lansia obesitas berusia 65 tahun ke atas. 

Para peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan kualitas tidur yaitu kelompok tidur nyenyak dan kelompok dengan kualitas tidur yang buruk.  

Hasil penelitian menunjukkan lansia obesitas dengan kualitas tidur buruk memiliki:  

- Kesehatan fisik menurun

Lebih banyak lemak tubuh, lebih sedikit massa otot, dan kekuatan fisik lemah.  

- Kesehatan mental terganggu

Tingkat kecemasan dan depresi lebih tinggi serta kualitas hidup lebih rendah.  

- Fungsi tubuh terganggu

Vitalitas lebih rendah, nyeri otot lebih sering, dan gangguan fungsi fisik.  

Mengapa kualitas tidur penting? 


Tidur adalah proses vital yang memengaruhi berbagai aspek kesehatan, terutama pada lansia obesitas. 

Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk respons anabolik, metabolisme glukosa, serta meningkatkan risiko gangguan tidur seperti apnea. 

Efek ini, jika dikombinasikan dengan obesitas, menciptakan beban ganda yang dapat mempercepat penurunan kesehatan secara keseluruhan.  

Peringatan untuk lansia dan keluarga

Penelitian ini menjadi pengingat penting bagi lansia dan keluarga mereka untuk memperhatikan kualitas tidur sebagai bagian dari perawatan kesehatan menyeluruh. 

Selain itu, upaya untuk mengendalikan berat badan melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik yang sesuai juga perlu menjadi prioritas.  

Baca Juga: Daftar Layanan Skrining Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun untuk Lansia

Mengelola obesitas dan memastikan kualitas tidur yang baik bukan hanya soal menambah tahun dalam hidup, tetapi juga menambah kualitas dalam setiap tahun tersebut.***

*Ilustrasi - Timbangan berat badan.(Pixabay)


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026