Tips dari Miliarder Senior: Hindari 5 Hal Ini Jika Ingin Keuangan Stabil Jangka Panjang


Berita Lansia - Dengan kekayaan lebih dari 140,8 miliar dolar AS, Warren Buffett menunjukkan bahwa kesederhanaan adalah kunci menuju stabilitas finansial jangka panjang. 

2025-01-13 20:15:11

Geriatri.id - Warren Buffett adalah miliarder dunia yang dikenal bukan hanya karena kejeniusannya dalam berinvestasi, tetapi juga gaya hidup hemat. 

Dengan kekayaan lebih dari 140,8 miliar dolar AS, Buffett menunjukkan bahwa kesederhanaan adalah kunci menuju stabilitas finansial jangka panjang. 

Filosofi hidupnya dapat menjadi inspirasi, terutama bagi kelas menengah yang ingin mencapai kesejahteraan ekonomi. 

Berikut lima barang yang menurut Buffett sebaiknya dihindari untuk dibeli kelas menengah dikutip dari New Trader U:

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

1. Membeli mobil baru

Buffett menilai mobil baru sebagai aset yang nilainya terus menurun.

Mobil bisa kehilangan 20% dari nilainya di tahun pertama dan hingga 60% dalam lima tahun. 

Buffett menerapkan ini dengan mengendarai Cadillac DTS 2006 selama hampir satu dekade sebelum akhirnya menggantinya atas desakan anaknya.

Pesannya jelas untuk memprioritaskan kebutuhan daripada status.

2. Langganan dan biaya tidak perlu

Di era digital, langganan streaming, keanggotaan gym yang jarang digunakan, atau layanan pengiriman sering kali menjadi "penguras uang dengan senyap". 

Buffett menekankan pentingnya meninjau pengeluaran rutin dan memotong biaya yang tidak memberikan nilai nyata. 

Ia menyarankan untuk mengganti kebiasaan mahal dengan alternatif hemat, seperti olahraga di rumah yang dapat berdampak besar pada kesehatan finansial.

3. Membeli rumah lebih besar  

Buffett tinggal di rumah sederhana yang dibelinya di Omaha, Nebraska, pada tahun 1958 seharga 31.500 dolar AS. 

Gaya hidup ini menekankan bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari peningkatan ukuran rumah. 

Pindah ke rumah yang lebih besar hanya akan meningkatkan biaya, mulai dari pajak properti hingga perawatan. 

Fokus pada kebutuhan, bukan pada keinginan untuk mengikuti standar sosial.

4. Membeli barang berkualitas rendah


Buffett percaya bahwa membeli barang murah sering kali lebih mahal dalam jangka panjang. 

Ia menyarankan unguk investasi pada produk berkualitas tinggi yang lebih tahan lama, baik itu pakaian, peralatan rumah tangga, atau bahkan saham. 

Dengan memprioritaskan kualitas, tidak hanya menghemat uang, tetapi juga mengurangi kebutuhan untuk sering mengganti barang.

5. Perjudian dan tiket lotere

Buffett mengkritik keras perjudian dan tiket lotere. Baginya, dua hal itu adalah jebakan bagi mereka yang berharap kekayaan instan, bukan membangun kekayaan secara bertahap melalui tabungan dan investasi. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Uang yang dihabiskan untuk perjudian atau lotere sebaiknya dialokasikan ke investasi dengan peluang keuntungan lebih tinggi.

Warren Buffett mengajarkan kekayaan sejati berasal dari keputusan cerdas dan disiplin, bukan dari pengeluaran impulsif atau mengejar status.*** 

*Ilustrasi - Barang yang sebaiknya dihindari untuk dibeli kelas menengah.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026