Musik Bantu Kembalikan Ingatan Penderita Demensia


Berita Lansia - Musik sudah manjadi bagian dari kehidupan manusia.

2020-01-17 11:32:17

Geriatri.id - Musik sudah manjadi bagian dari kehidupan manusia. Besar-kecil, tua-muda banyak yang menyukai musik. Namun mungkin banyak yang belum tahu kalau Mendengarkan musik yang familiar ternyata membantu ingatan lansia yang mengalami demensia.

Nina Kraus, peneliti dan ilmuwan saraf Laboratorium Neuroscience Auditory di Universitas Northwestern, mengungkapkan adanya hubungan erat antara sistem memori di otak dengan pendengaran. Menurutnya, suara berevolusi sangat lama dan berakar pada sistem saraf. 

"Kenangan yang kita ciptakan, hubungan suara dengan makna yang kita punya dan yang kita buat sepanjang hidup kita akan selalu ada. Ini hanya bagaimana mengaksesnya," ujarnya dilansir di NPR.org.

Kraus menambahkan, musik membawa pendengarnya berpikir, merasakan, mengingat dan bergerak dengan suara sehingga bisa membangkitkan ingatan yang telah hilang. Kekuatan musik telah dikenal sebagai salah satu media pengobatan pasien demensia di sejumlah tempat.

Maria Chait dari University College London Ear Institute merupakan salah satu peneliti peran musik di otak. Dia melakukan penelitian kecil dengan mengamati respons otak terhadap lagu-lagu populer yang akrab di telinga.

Tujuan penelitian yang telah diterbitkan pada Oktober 2019, adalah mengukur seberapa cepat otak merespons musik yang familiar.

Hasil penelitian menunjukkan, respons terhadap lagu-lagu jauh lebih cepat dan lebih kuat dibanding respons terhadap lagu-lagu yang masih terdengar asing.

Respons terhadap lagu-lagu populer muncul dalam sepertiga detik, atau 300 milidetik.

"Hasil kami mengonfirmasi memori untuk musik memiliki pegangan yang dalam dan dipertahankan otak dengan sangat kuat," katanya.***(rif)

Ilustrasi perangkat untuk mendengarkan musik (Foto:piqsels)

lansia,musik,lagu populer,demensia,penyakit lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

Memahami Hipertensi (6): Kapan Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Persiapan Menuju Masa Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026