Penelitian Baru Soal Kulit Bisa Bantu Memperlambat Tanda-tanda Penuaan


Berita Lansia - Tim peneliti menemukan bagaimana tubuh manusia menciptakan kulit dari sel induk, dan bahkan mereproduksi sejumlah kecil kulit di laboratorium. 

2025-01-02 17:19:10

Geratri.id - Tim peneliti menemukan bagaimana tubuh manusia menciptakan kulit dari sel induk, dan bahkan mereproduksi sejumlah kecil kulit di laboratorium. 

Penemuan iilmiah ini pada waktunya dapat digunakan untuk memperlambat tanda-tanda penuaan.

Penelitian ini merupakan bagian dari studi untuk memahami bagaimana setiap bagian tubuh manusia diciptakan, satu sel pada satu waktu.

Selain melawan penuaan, temuan ini juga dapat digunakan untuk memproduksi kulit buatan dengan tujuan transplantasi dan mencegah jaringan parut.

Proyek Human Cell Atlas berbasis di Wellcome Sanger Institute di Cambridge adalah salah satu program penelitian paling ambisius di bidang biologi. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Salah satu pemimpin proyek, Prof Muzlifah Haniffa, mengatakan penelitian ini tidak hanya akan membantu ilmuwan mengobati penyakit dengan lebih efektif, tetapi juga menemukan cara baru untuk menjaga tetap sehat lebih lama, dan bahkan mungkin tampak lebih muda.

“Jika kita bisa memanipulasi kulit dan mencegah penuaan, kerutan kita akan berkurang,” ujar Prof Haniffa dari Wellcome Sanger Institute dikutip dari BBC.

“Jika kita dapat memahami bagaimana sel berubah dari perkembangan awal hingga penuaan di masa dewasa, maka Anda dapat mencoba dan bertanya, 'Bagaimana cara meremajakan organ, membuat jantung lebih muda, bagaimana cara membuat kulit lebih muda?'”

Visi ini masih jauh dari harapan, namun para peneliti telah membuat kemajuan. Terbaru adalah pemahaman mereka tentang bagaimana sel-sel kulit berkembang pada janin selama tahap perkembangan awal kehidupan manusia.

Saat sel telur pertama kali dibuahi, semua sel manusia sama saja. Namun setelah tiga minggu, gen spesifik di dalam apa yang disebut “sel induk” ini aktif, memberikan instruksi tentang cara melakukan spesialisasi dan berkumpul untuk membentuk berbagai bagian tubuh.


Para peneliti telah mengidentifikasi gen mana yang diaktifkan, pada waktu apa dan di lokasi mana untuk membentuk organ terbesar tubuh, yaitu kulit.

Pada dasarnya para peneliti telah memperoleh instruksi untuk membuat kulit manusia dan menerbitkannya di jurnal Nature. 

Misalnya, para ilmuwan telah mengetahui, kulit janin dapat sembuh tanpa adanya jaringan parut.

Rangkaian instruksi baru berisi rincian bagaimana hal ini terjadi, dan salah satu bidang penelitiannya untuk melihat apakah hal ini dapat direplikasi pada kulit orang dewasa, mungkin untuk digunakan dalam prosedur bedah.

Dalam satu perkembangan besar, para ilmuwan menemukan sel-sel kekebalan memainkan peran penting dalam pembentukan pembuluh darah di kulit, dan kemudian mampu meniru instruksi yang relevan di laboratorium.

Mereka menggunakan bahan kimia untuk menghidupkan dan mematikan gen pada waktu dan tempat yang tepat untuk menumbuhkan kulit secara artifisial dari sel induk.

Sejauh ini, mereka telah menumbuhkan gumpalan kecil kulit, yang kemudian tumbuh rambut-rambut kecil.

Menurut Prof Haniffa, tujuan akhirnya adalah menyempurnakan teknik tersebut.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

“Jika Anda tahu cara membuat kulit manusia, kita bisa menggunakannya untuk pasien luka bakar dan itu bisa menjadi cara untuk transplantasi jaringan,” katanya.

“Contoh lainnya jika Anda bisa membangun folikel rambut, kita sebenarnya bisa menciptakan pertumbuhan rambut untuk orang yang botak,” pungkasnya.***

*Ilustrsi - Penelitian baru soal kulit bisa membantu memperlambat tanda-tanda penuaan.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Tantangan buat Caregiver: Tuntutan Perawatan Makin Kompleks

Di Jepang, Lansia “Asuh” Anak yang Semakin Tua

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026