Waktu Terbaik Mendapatkan Manfaat Minum Teh Bunga Telang


Berita Lansia - Teh bunga telang semakin populer sebagai minuman herbal. Terbuat dari bunga Clitoria ternatea yang dikeringkan, teh dengan warna biru cerah ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan.  

2025-01-02 01:10:54

Geriatri.id - Teh bunga telang semakin populer sebagai minuman herbal. Terbuat dari bunga Clitoria ternatea yang dikeringkan, teh dengan warna biru cerah ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan.  

Teh bunga telang kaya akan senyawa aktif seperti antosianin dan kliotida.

Kandungan ini dikenal karena kemampuannya dalam meningkatkan kesehatan otak dan daya ingat, menurunkan demam dan meredakan nyeri serta meningkatkan imunitas tubuh.

Selain itu, senyawa seperti asam p-coumarin dan delphinidin glukosida dalam bunga telang berkontribusi sebagai antioksidan alami yang membantu tubuh melawan radikal bebas.  

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Manfaat kesehatan teh bunga telang

Rutin mengonsumsi teh bunga telang dalam batas aman (1–2 cangkir per hari) dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.   

1. Mengontrol kadar gula darah
  
Penelitian menunjukkan ekstrak bunga telang dapat menurunkan kadar gula darah dan insulin, sekaligus meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh. 

2. Menurunkan risiko kanker
  
Bunga telang bersifat antikanker yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, menjadikannya minuman dengan potensi perlindungan alami.  

3. Mengurangi peradangan  

Teh ini dikenal mampu meredakan pembengkakan, rasa nyeri, dan migrain, serta mempercepat penyembuhan luka.  

4. Menurunkan tekanan darah 

Teh bunga telang dapat menjadi solusi alami untuk membantu menstabilkan tekanan darah.  

5. Mendukung sistem pencernaan
 
Antioksidan dalam teh bunga telang merelaksasi otot perut dan mencegah pertumbuhan cacing usus, sehingga pencernaan menjadi lebih lancar dan sehat.  

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Waktu Terbaik untuk menikmati teh bunga telang
  
Minum teh bunga telang setelah makan dapat membantu menghilangkan lemak berlebih.

Sementara jika menikmatinya sebelum tidur mendukung relaksasi dan tidur berkualitas. 

Namun, sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 500 ml per hari untuk menghindari efek samping.***  

*Ilustrasi - Secangkir teh.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

AI Lebih ‘Laris' di Kalangan Perempuan Lansia di Jepang

HLUN 2026: Momentum Mewujudkan Indonesia Ramah Lansia

Pengabdian ala Oma Hedy

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026