
Geriatri.id - Toshiyuki Mimaki (82) adalah seorang penyintas bom atom Hiroshima sekaligus Wakil Ketua Nihon Hidankyo. Ia mencuri perhatian dunia ketika organisasinya dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2024.
Nihon Hidankyo, sebuah organisasi yang mewadahi para penyintas bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, menerima penghargaan tersebut atas dedikasinya memperjuangkan dunia bebas senjata nuklir.
Namun, momen penuh haru itu dibalut refleksi menyentuh hati. Dalam wawancara yang dilakukan setelah pengumuman penghargaan, Mimaki terlihat menahan air mata saat berbicara tentang kondisi tragis yang terjadi di Gaza, Palestina.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Dia mengungkapkan, dirinya sempat berharap penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang bekerja keras menciptakan perdamaian di Gaza. Menurutnya, situasi yang dihadapi warga Gaza mengingatkannya pada tragedi Jepang 80 tahun lalu.
“Saat itu saya berada di Balai Kota Hiroshima dan menyaksikan pengumuman tersebut, dan saya berharap penghargaan tahun ini akan diberikan kepada orang-orang yang bekerja untuk perdamaian di Gaza,” ujar Mimaki, seperti dikutip dari Al Jazeera Senin 23 Desember 2024.
Pernyataan Minaki menjadi simbol solidaritas global, meski menuai reaksi keras dari Israel.
Duta Besar Israel untuk Jepang, Gilad Cohen, mengecam perbandingan tersebut sebagai "tidak berdasar dan keterlaluan" serta menyebutnya sebagai distorsi sejarah dan penghinaan bagi para korban.
Namun, pernyataan Mimaki bukan tanpa dasar emosional. Sebagai penyintas bom atom, ia memahami betul dampak kehancuran yang ditimbulkan senjata terhadap rakyat sipil.
Menghidupkan kenangan Hiroshima dan Nagasaki
Dalam pidato penerimaan Nobel Perdamaian yang disampaikan Terumi Tanaka, perwakilan Nihon Hidankyo mengenang detik-detik mengerikan ketika bom atom dijatuhkan di Nagasaki.
Dengan suara penuh emosi, Tanaka menggambarkan penderitaan tanpa akhir yang dialami rakyat Jepang akibat senjata nuklir dan menekankan pentingnya upaya global untuk menghindari tragedi serupa di masa depan.
Pesan perdamaian universal
Hadiah Nobel Perdamaian 2024 bagi Nihon Hidankyo adalah penghormatan atas perjuangan panjang mereka dalam mencegah penggunaan senjata nuklir selama 80 tahun terakhir.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Namun, kisah Toshiyuki Mimaki mengingatkan dunia bahwa perjuangan untuk perdamaian bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga masa kini dan masa depan.
Tangis Mimaki menjadi simbol empati lintas generasi dan bangsa, membawa pesan bahwa luka akibat perang harus menjadi pengingat untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan manusiawi.***
*Ilustrasi - Pesan perdamaian dunia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri