
Geriatri.id - Bukan hanya makanan, minuman juga bisa memicu penuaan dini jika dikonsumsi secara rutin. Jika ingin menjaga kulit tetap sehat dan tampak awet muda, sebaiknya untuk lebih selektif dakan memilih minuman tertentu.
Dilansir dari Food NDTV, ada sejumlah minuman yang sering kita jumpai sehari-hari memiliki kandungan gula, kafein, atau zat kimia yang bisa mempercepat proses penuaan dan merusak elastisitas kulit.
Berikut adalah tiga minuman yang sebaiknya dihindari untuk mencegah penuaan dini:
1. Minuman Berenergi
Meski diklaim mampu memberikan energi ekstra, minuman berenergi justru tergolong tidak sehat.
Minuman ini umumnya mengandung kadar gula yang tinggi, kafein, sodium, dan asam. Dalam 100 gram minuman berenergi, terdapat sekitar 12 gram gula.
Menurut Garima, seorang ahli nutrisi, kafein dalam minuman berenergi dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat kulit tampak kusam.
Selain itu, tingginya kadar gula dalam minuman ini bisa meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh, yang berujung pada penuaan dini jika dikonsumsi secara berlebihan.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Sebagai gantinya, pilih minuman sehat seperti kopi atau teh tanpa gula yang lebih ramah bagi tubuh dan kulit.
2. Minuman Beralkohol
Minuman beralkohol juga termasuk dalam pola hidup tidak sehat yang bisa mempercepat penuaan.
Garima menjelaskan bahwa alkohol dapat memicu inflamasi dalam tubuh dan menyebabkan kulit dehidrasi, sehingga membuatnya tampak lebih cepat menua.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Northwestern Medicine mengungkapkan bahwa konsumsi alkohol secara rutin selama empat tahun dapat mempercepat penuaan biologis seseorang.
Selain itu, kandungan etanol dalam alkohol dapat menurunkan kesadaran dan meningkatkan risiko penyakit serius seperti kanker.
Jika ingin tetap awet muda, sebaiknya hindari alkohol dan pilih alternatif yang lebih sehat, seperti air putih, teh, atau jus alami yang memberikan manfaat bagi tubuh.
3. Minuman Bersoda
Minuman bersoda sering dikonsumsi sebagai pelengkap makanan, terutama di restoran cepat saji.
Meski menyegarkan, minuman ini sebenarnya berdampak buruk bagi kesehatan karena kandungan gula, kafein, dan bahan kimia tambahan.
Menurut USDA, dalam 100 gram minuman bersoda (jenis cola), terdapat sekitar 11 gram gula.
Garima menyatakan bahwa konsumsi minuman bersoda secara rutin dapat mengurangi elastisitas kulit dan mengganggu produksi kolagen, yang berperan penting dalam menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Selain itu, minuman bersoda mengandung zat pewarna kimia bernama 4-Mel atau karsinogen, yang berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
Menghindari ketiga jenis minuman berenergi, alkohol, dan soda, merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penuaan dini.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Sebagai gantinya, pilih minuman sehat seperti air putih, teh tanpa gula, atau jus segar yang dapat menjaga hidrasi tubuh dan mendukung kulit tetap sehat dan bercahaya. Dengan pola hidup sehat, tampilan awet muda bukan lagi sekadar impian!***
*Ilustrasi - Minuman bersoda.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri