
Geriatri.id - Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan lansia menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui program Sekolah Lansia.
Pada Senin 9 Desember 2024, sebanyak 163 peserta dari berbagai kecamatan resmi mengikuti wisuda perdana Sekolah Lansia yang digelar di Aula DPMPKB Aceh Jaya.
Acara ini dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Jaya, Jonni Sahputra, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Pj. Ketua TP PKK Aceh Jaya, serta perwakilan dari Dandim 0114/AJ dan Kapolres Aceh Jaya.
Dalam sambutannya, Jonni menegaskan, sekolah lansia lebih dari sekadar tempat belajar.
Program ini dirancang untuk mempersiapkan lansia menghadapi tantangan masa tua dengan tetap aktif, produktif, dan bermartabat.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
“Sekolah lansia membantu lansia menjaga kesehatan, mengembangkan potensi diri, dan tetap mandiri, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih berkualitas,” ujarnya mewakili Pj. Bupati Aceh Jaya, A. Murtala dikutip dari laman acehjayakab.go.id.
Sekolah Lansia di Aceh Jaya berfokus pada tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, dan lingkungan.
Melalui pendekatan ini, para lansia tidak hanya belajar, tetapi juga memperoleh ruang untuk berinteraksi dan merasa dihargai.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim menyoroti pentingnya dukungan sosial bagi lansia.
“Banyak lansia yang merasa kesepian atau terisolasi. Sekolah lansia menjadi tempat mereka menemukan kebersamaan dan semangat baru,” katanya.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menginspirasi keluarga dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lansia.
Pj. Ketua TP PKK Aceh Jaya, Mahdalena, menegaskan lansia memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Melalui sekolah lansia, kita memberikan kesempatan bagi para lansia untuk terus belajar dan berkontribusi positif. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat yang ramah lansia,” tegasnya.
Keberadaan Sekolah Lansia diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam membangun masyarakat lebih inklusif dan peduli terhadap lansia.
Safrina menambahkan, program ini perlu terus dikembangkan agar semakin banyak desa yang memiliki sekolah lansia.
“Semakin banyak lansia yang merasakan manfaat program ini, semakin besar dampak positifnya bagi masyarakat secara keseluruhan,” katanya.
Tidak hanya berhenti di wisuda, para peserta diharapkan dapat menjadi teladan bagi komunitas mereka.
Dengan semangat belajar yang terus menyala, para lulusan sekolah lansia di Aceh Jaya diharapkan mampu menunjukkan bahwa usia lanjut bukan akhir untuk berkarya dan berkontribusi.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Penyerahan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya sebagai Penggerak Sekolah Lansia menutup acara penuh makna ini.
Wisuda perdana ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan Aceh Jaya yang ramah lansia, menjadikan lansia sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.***
*Wisuda perdana Sekolah Lansia di Aula DPMPKB Aceh Jaya.(acehjayakab.go.id)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri