
Geriatri.id - Banyak orang percaya, lansia membutuhkan lebih banyak waktu istirahat agar tetap sehat. Namun, penelitian terbaru justru mengungkapkan fakta sebaliknya.
Tidur terlalu lama di malam hari ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan lansia, termasuk meningkatkan risiko kelelahan dan gangguan kognitif.
Studi yang dipimpin peneliti dari Clinical Research Centre, University of Surrey, Inggris menyebutkan, lansia yang tidur lebih dari 8 jam di malam hari cenderung lebih cepat merasa lelah dan memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala pikun atau Alzheimer.
Sebaliknya, lansia yang tidur 6 jam atau kurang justru lebih produktif dan memiliki energi lebih baik sepanjang hari.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Peneliti menduga, perubahan level hormon dan zat tertentu di otak lansia memengaruhi pola tidur ini.
Tidur efisien untuk lansia
Lansia secara alami lebih mudah terganggu tidurnya dibandingkan orang lebih muda.
Peneliti menemukan bahwa membatasi durasi tidur dapat menjadi terapi efektif untuk menangani insomnia dan meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
"Pengurangan waktu tidur bisa dijadikan terapi efektif untuk menangani insomnia pada lansia," ujar Derk Jan Dijk dari University of Surrey, seperti dilansir dari Telegraph.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Sleep ini melibatkan survei terhadap 110 partisipan berusia 65 tahun ke atas.
Berbeda dengan orang muda, kelelahan yang dirasakan lansia di siang hari bukan karena kurang tidur, melainkan justru karena tidur berlebihan di malam hari.
Hal ini menjadi salah satu alasan lansia sering disarankan untuk mengatur waktu tidur mereka agar tidak terlalu lama.
Mengapa lansia membutuhkan tidur lebih sedikit?
Meski alasan pastinya belum diketahui, para ahli menduga perubahan hormon dan zat kimia di otak lansia berperan besar dalam pola tidur mereka.
Lansia mungkin tidak membutuhkan tidur panjang, tetapi lebih membutuhkan tidur berkualitas.
Tips mengelola tidur untuk lansia
1. Batasi durasi tidur malam. Usahakan tidur 6 jam atau kurang setiap malam.
2. Ciptakan rutinitas tidur. Lansia disarankan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
3. Hindari tidur siang terlalu lama. Jika tidur siang diperlukan, batasi hanya 20–30 menit.
4. Aktivitas fisik teratur. Berolahraga ringan di siang hari dapat membantu meningkatkan kualitas tidur malam.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Penelitian ini mengubah pandangan tentang kebutuhan tidur lansia.
Tidur lebih sedikit, tetapi lebih berkualitas, menjadi kunci untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di usia lanjut.
Lansia, dengan durasi tidur yang tepat, dapat tetap produktif dan menikmati hari-hari mereka dengan lebih energik.***
*Ilustrasi - Tidur terlalu lama di malam hari ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri