
Geriatri.id - Berjalan-jalan bersama cucu tidak hanya menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan luar biasa bagi lansia.
Aktivitas sederhana sekadar berjalan di sekitar lingkungan, mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional lansia.
1. Sumber kebahagiaan lansia
Menurut penelitian Dunifon RE, Near CE, dan Ziol-Guest KM dalam Backup Parents, Playmates, Friends: Grandparents' Time with GrandChildren (2018), waktu yang dihabiskan lansia bersama cucu memberikan rasa kebahagiaan dan kebermaknaan lebih besar dibanding menghabiskan waktu sendiri atau dengan orang lain.
Aktivitas ini memicu pelepasan hormon oksitosin dan dopamin, dua hormon yang dikenal meningkatkan rasa bahagia.
Lansia yang bahagia cenderung memiliki kesehatan emosional lebih baik, sehingga mereka merasa lebih energik dan positif.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
2. Menjaga tubuh tetap sehat
Mengasuh cucu sekaligus berjalan-jalan adalah bentuk olahraga ringan yang bermanfaat. Penelitian dari Di Gessa G., Glaser K., dan Tinker A. dalam *The Impact of Caring for Grandchildren on the Health of Grandparents in Europe (2016) menunjukkan, aktivitas ini membantu lansia tetap aktif, menstabilkan tekanan darah dan mengontrol kadar gula darah.
Selain itu, kebersamaan dengan cucu berpotensi mendorong pola hidup sehat, seperti makan makanan bergizi dan menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok atau konsumsi alkohol.
3. Mengatasi kesepian dan depresi
Kesepian dan depresi adalah masalah umum di kalangan lansia, terutama mereka yang hidup jauh dari anak atau kehilangan pasangan.
Berjalan-jalan bersama cucu menciptakan kesempatan untuk kembali merasakan kehangatan keluarga.
Kehadiran cucu memberikan rasa dicintai dan diinginkan, sehingga membantu mencegah depresi.
4. Meningkatkan kesehatan mental
Melakukan aktivitas bersama cucu dapat mengurangi stres, kecemasan, dan tekanan emosional yang sering dialami lansia.
Berbagi cerita, bermain atau menikmati waktu bersama cucu membantu lansia merasa lebih berharga dan dekat secara emosional dengan keluarga mereka.
5. Menjaga fungsi kognitif
Penurunan fungsi kognitif sering terjadi pada lansia. Interaksi dengan cucu dapat membantu memperlambat proses ini.
Penelitian Shiming Liao, dkk dalam Intergenerational Ties in Context:Association between Caring for Grandchildren and Cognitive Function (2021) menyebutkan otak lansia yang aktif selama berinteraksi dengan cucu dapat mempertahankan fungsi kognisi, seperti kemampuan mengingat, memahami dan mengambil keputusan.
Berjalan-jalan bersama cucu adalah kegiatan sederhana dengan segudang manfaat bagi lansia.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Aktivitas ini tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif pada kesehatan fisik, mental, dan emosional mereka.
Lansia yang menghabiskan akhir pekan dengan cucu bukan hanya sebuah kebahagiaan, tetapi juga sebuah investasi kesehatan berharga.***
*Ilustrasi - Berjalan-jalan bersama cucu adalah kegiatan sederhana dengan segudang manfaat bagi lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri