Nasihat Keuangan Penting Miliarder Berusia 92 Tahun untuk Para Pensiunan


Berita Lansia - Warren Buffett, investor legendaris sekaligusCEO Berkshire Hathaway dikenal piawai dalam investasi dan pandangan sederhana tentang keuangan. 

2024-11-25 22:35:17

Geriatri.id - Warren Buffett, investor legendaris sekaligusCEO Berkshire Hathaway dikenal piawai dalam investasi dan pandangan sederhana tentang mengelola keuangan. 

Di usia 92 tahun, Buffett tetap aktif memimpin perusahaannya dan berbagi wawasan, termasuk untuk para pensiunan. 

Buffett memberikan tiga nasihat penting agar para pensiunan dapat menikmati masa pensiun bermakna dan aman secara finansial.  

1. Tetap memiliki tujuan hidup

Menurut Buffett, pensiun bukan akhir dari produktivitas, melainkan fase baru dalam hidup. 

Ia menekankan pentingnya memiliki tujuan jelas untuk menjaga semangat dan kesehatan mental. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Tanpa tujuan, pensiunan berisiko mengalami masalah kesehatan yang dapat mengurangi kualitas hidup mereka.  

Buffett telah membuktikan filosofinya. Ia tidak berhenti bekerja di usia 65 tahun tetapi terus memimpin Berkshire Hathaway hingga kini.  

Bagi Buffett, masa pensiun bisa menjadi kesempatan untuk tetap aktif, menemukan minat baru atau mengejar impian yang belum terwujud.  

2. Memprioritaskan keamanan finansial diri sendiri 

Buffett menganjurkan para pensiunan mendahulukan keamanan finansial diri sendiri sebelum membantu anggota keluarga. 

Meski mendukung keluarga itu penting, Buffett mengingatkan, pensiunan tidak memiliki sumber pendapatan aktif untuk menggantikan dana yang sudah digunakan.  

“Jumlah yang sempurna adalah uang yang cukup sehingga anak-anak Anda merasa mereka dapat melakukan apa saja, tetapi tidak terlalu banyak sehingga mereka tidak dapat melakukan apa pun,” ujar Buffett dalam bukunya Tap Dancing to Work.  

Dengan kata lain, menikmati dana pensiun harus secara bijak selama masih hidup dan sisihkan bagian yang tepat untuk diwariskan kepada ahli waris.  

3. Menginvestasikan dana pensiun dengan tepat


Buffett selalu menekankan pentingnya kesederhanaan dalam investasi. 

Ia mengingatkan, masa pensiun bisa berlangsung lebih lama dari yang dibayangkan, bahkan hingga 30 tahun atau lebih. 

Dengan demikian, alokasi sebagian dana pensiun untuk saham tetap relevan untuk mengimbangi inflasi dan mendukung kebutuhan jangka panjang.  

“Saya pikir hal terbaik yang dapat dilakukan adalah membeli 90% dalam dana indeks S&P 500,” kata Buffett. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia 

Strategi ini tidak hanya sederhana tetapi juga membantu menghindari biaya tinggi yang biasanya dikenakan pengelola investasi profesional.  

Dengan menetapkan tujuan, menjaga keamanan finansial, dan berinvestasi secara sederhana namun strategis, pensiunan dapat menikmati kehidupan yang bahagia, bermakna, dan berkecukupan.***  

*Ilustrasi - Tiga nasihat penting agar para pensiunan dapat menikmati masa pensiun bermakna dan aman secara finansial.(Pixabay) 

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

Tetap Aktif, Tetap Sehat: Kunci Menjaga Jantung di Usia Lanjut

Cara Memilih Tensimeter yang Cocok di Rumah

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026