
Geriatri.id - Sebanyak 60 lansia di Kabupaten Purbalingga mengikuti prosesi wisuda Sekolah Lansia pada Kamis 31 Oktober 2024. Program Sekolah Lansia ini bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Jawa Tengah (Jateng).
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan keseharian mereka.
Plt Kepala DinsosdaldukKBP3A Purbalingga, melalui Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Mukhsinun, menjelaskan, Sekolah Lansia Purbalingga telah berjalan selama empat tahun.
Tahun ini, program Sekolah Lansia diikuti lansia dari Desa Pelumutan (Kecamatan Kemangkon) dan Desa Telagening (Kecamatan Bobotsari).
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Sebelumnya, program ini telah menjangkau Desa Sempor Lor (Kecamatan Kaligondang) dan Desa Sokawera (Kecamatan Padamara).
“Tujuan utama dari Sekolah Lansia ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan lansia dalam berbagai aspek kehidupan, meningkatkan kualitas hidup, serta membangun kelompok lansia yang mandiri, bersemangat, sehat, bahagia, dan tangguh,” ujar Mukhsinun dikutip dari laman Pemkab Purbalingga.
Materi pelatihan untuk lansia berkualitas
Selama tujuh sesi pertemuan bulanan, peserta Sekolah Lansia menerima berbagai materi yang dirancang khusus untuk kebutuhan mereka.
- Konsep penuaan dan motivasi lansia untuk memahami dan menerima proses penuaan dengan positif.
- Kesehatan fisik dan mental, termasuk pengetahuan tentang penyakit yang umum dialami lansia, pencegahannya, terapi spiritual, serta perawatan tulang dan sendi.
- Gangguan kognitif dan kesehatan gizi, yang bertujuan membantu peserta menjaga daya ingat dan mengelola pola makan sehat.
- Olahraga sederhana untuk menjaga kebugaran dan mobilitas tubuh.
Dengan materi yang beragam, Sekolah Lansia tidak hanya membekali peserta dengan wawasan baru, tetapi juga memberikan dukungan moral agar mereka merasa lebih berdaya dalam menghadapi usia senja.
Menuju lansia tangguh di Purbalingga
Mukhsinun berharap Sekolah Lansia dapat menjangkau lebih banyak desa dan kecamatan di Kabupaten Purbalingga.
“Kami berharap Sekolah Lansia bisa merata di setiap kecamatan karena jumlah lansia terus meningkat. Tujuan akhirnya adalah menjadikan mereka lansia tangguh, yaitu individu yang mampu beradaptasi positif dengan proses penuaan, hidup berkualitas, aktif, produktif, dan mandiri dalam lingkungan yang nyaman, sehat fisik, sosial, dan mental,” harapnya.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Dengan program seperti Sekolah Lansia, Kabupaten Purbalingga memberikan bukti nyata bahwa masa tua bukan akhir dari produktivitas.
Sebeliknya, ini justru menjadi fase untuk terus belajar, berkembang, dan menikmati hidup dengan kualitas yang lebih baik.***
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri