Rahasia Panjang Umur Orang Jepang: Pola Makan Sehat dan Sederhana  


Berita Lansia - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Banyak penduduk Jepang yang memiliki kesehatan prima dan tingkat kebahagiaan tinggi. 

2024-11-25 20:56:53

Geriatri.id - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Banyak penduduk Jepang yang memiliki kesehatan prima dan tingkat kebahagiaan tinggi. 

Apa rahasia di balik gaya hidup sehat orang Jepang? Jawabannya adalah pola makan yang unik dan kaya manfaat.  

Dilansir Healthline, pola makan orang Jepang fokus pada makanan minim pemrosesan dan porsi kecil. 

Mereka mengutamakan bahan alami dengan kandungan lemak, gula, dan garam tambahan yang rendah.  

Pendekatan sederhana ini tidak hanya menjaga berat badan, tetapi juga mendukung tubuh tetap sehat dan awet muda. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Kombinasi kebiasaan makan ini membuat Jepang dikenal sebagai negara dengan populasi panjang umur tertinggi di dunia.  

Berikut delapan jenis makanan yang biasa dikonsumsi orang Jepang dan manfaat kesehatannya:  

1. Matcha

Memulai hari dengan secangkir matcha, teh hijau khas Jepang, menjadi kebiasaan sehat. 

Matcha kaya akan vitamin C, B, serat, protein, dan polifenol yang dapat mencegah berbagai penyakit. 

Kandungan antioksidan pada matcha juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.  

2. Makanan Fermentasi

Seperti miso, natto, dan nukazuke, makanan fermentasi dari Jepang kaya akan probiotik yang menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan risiko penyakit kronis.  

3. Rumput laut


Tinggi serat dan rendah kalori, rumput laut juga mengandung mineral penting seperti yodium, zat besi, magnesium, dan asam lemak omega-3. 

Kandungan ini sangat baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.  

4. Kacang-kacangan

Kedelai, salah satu bahan makanan utama di Jepang, tinggi serat, vitamin B, dan polifenol seperti isoflavon yang baik untuk kesehatan jantung dan hormon.  

5. Tofu (tahu)

Sebagai sumber protein tanpa kolesterol, tofu menjadi bahan makanan serbaguna yang bisa dimasak dengan berbagai cara.  

6. Wijen

Biji wijen mengandung vitamin B dan E, serat, magnesium, serta kalsium. Kandungan fitosterol pada wijen dapat membantu mengelola kadar kolesterol.  

7. Jamur shitake

Jamur shitake kaya akan protein, vitamin D dan polisakarida bernama lentinan yang membantu melawan peradangan. 

Shitake sering digunakan dalam hidangan seperti sup miso dan kari.  

8. Jahe

Dikenal sebagai bahan penyembuh alami, jahe membantu meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh. Jahe juga dapat memperkaya rasa masakan seperti sup dan kari.    

Selain mengonsumsi makanan sehat, orang Jepang juga mengadopsi kebiasaan makan yang mendukung kesehatan. :  

Hara hachi bu, kebiasaan makan hingga 80% kenyang untuk mencegah makan berlebihan.  

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia 

Kebiasaan lainnya, menikmati makanan dengan perlahan untuk memperbaiki pencernaan dan meningkatkan kepuasan.  

Dengan pola makan yang kaya nutrisi dan kebiasaan yang bijak, orang Jepang membuktikan, diet sederhana dapat menjadi kunci hidup sehat dan panjang umur.***

*Ilustrasi - Rahasia umur panjang penduduk Jepang.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Mitos dan Fakta Seputar Kolesterol

Ke Bedugul? Ayo, Siapa Takut

Orangtua Ingin Mie Instan? Jawabannya Adalah...

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026