
Geriatri.id - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Banyak penduduk Jepang yang memiliki kesehatan prima dan tingkat kebahagiaan tinggi.
Apa rahasia di balik gaya hidup sehat orang Jepang? Jawabannya adalah pola makan yang unik dan kaya manfaat.
Dilansir Healthline, pola makan orang Jepang fokus pada makanan minim pemrosesan dan porsi kecil.
Mereka mengutamakan bahan alami dengan kandungan lemak, gula, dan garam tambahan yang rendah.
Pendekatan sederhana ini tidak hanya menjaga berat badan, tetapi juga mendukung tubuh tetap sehat dan awet muda.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Kombinasi kebiasaan makan ini membuat Jepang dikenal sebagai negara dengan populasi panjang umur tertinggi di dunia.
Berikut delapan jenis makanan yang biasa dikonsumsi orang Jepang dan manfaat kesehatannya:
1. Matcha
Memulai hari dengan secangkir matcha, teh hijau khas Jepang, menjadi kebiasaan sehat.
Matcha kaya akan vitamin C, B, serat, protein, dan polifenol yang dapat mencegah berbagai penyakit.
Kandungan antioksidan pada matcha juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
2. Makanan Fermentasi
Seperti miso, natto, dan nukazuke, makanan fermentasi dari Jepang kaya akan probiotik yang menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan risiko penyakit kronis.
3. Rumput laut
Tinggi serat dan rendah kalori, rumput laut juga mengandung mineral penting seperti yodium, zat besi, magnesium, dan asam lemak omega-3.
Kandungan ini sangat baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Kacang-kacangan
Kedelai, salah satu bahan makanan utama di Jepang, tinggi serat, vitamin B, dan polifenol seperti isoflavon yang baik untuk kesehatan jantung dan hormon.
5. Tofu (tahu)
Sebagai sumber protein tanpa kolesterol, tofu menjadi bahan makanan serbaguna yang bisa dimasak dengan berbagai cara.
6. Wijen
Biji wijen mengandung vitamin B dan E, serat, magnesium, serta kalsium. Kandungan fitosterol pada wijen dapat membantu mengelola kadar kolesterol.
7. Jamur shitake
Jamur shitake kaya akan protein, vitamin D dan polisakarida bernama lentinan yang membantu melawan peradangan.
Shitake sering digunakan dalam hidangan seperti sup miso dan kari.
8. Jahe
Dikenal sebagai bahan penyembuh alami, jahe membantu meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh. Jahe juga dapat memperkaya rasa masakan seperti sup dan kari.
Selain mengonsumsi makanan sehat, orang Jepang juga mengadopsi kebiasaan makan yang mendukung kesehatan. :
Hara hachi bu, kebiasaan makan hingga 80% kenyang untuk mencegah makan berlebihan.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Kebiasaan lainnya, menikmati makanan dengan perlahan untuk memperbaiki pencernaan dan meningkatkan kepuasan.
Dengan pola makan yang kaya nutrisi dan kebiasaan yang bijak, orang Jepang membuktikan, diet sederhana dapat menjadi kunci hidup sehat dan panjang umur.***
*Ilustrasi - Rahasia umur panjang penduduk Jepang.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri