Kembangkan Obat Alami Ramah Lansia, 3 Mahasiswa UNEJ Juara Veteran Pharma Fest 2024


Berita Lansia - Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) meraih Juara 1 di ajang Veteran Pharma Fest 2024.

2024-11-22 20:55:36

Geriatri.id - Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) meraih Juara 1 di ajang Veteran Pharma Fest 2024. Mereka mempresentasikan karya ilmiah berjudul “TRIHERBSCENT: Inovasi Pemanfaatan Ekstrak Jahe, Kunyit dan Serai sebagai Tablet Effervescent untuk Rheumatoid Arthritis”.

Ide karya ilmiah ini diangkat dari keinginan untuk mengembangkan obat berbahan alami yang lebih ramah terhadap pasien lanjut usia (lansia), mengingat mayoritas penderita Rheumatoid Arthritis di Indonesia adalah kelompok usia lanjut.

Lomba ini diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). 

Regestina Oktaviani, Shafira Ardelia, dan Ismi Safira mengukir prestasi membanggakan pada kompetisi tingkat nasional yang diikuti lebih dari 15 perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Ismi mengungkapkan alasan dirinya dan tim memilih fokus pada penyakit Rheumatoid Arthritis.

“Kenapa kita pilih penyakit Rheumatoid Arthritis, karena penyakit ini 70% revolusi di Indonesia masih banyak jadi kalau misalkan tidak diatasi atau tidak ditemukan solusinya kapan lagi kita aware terhadap penyakit ini khususnya penyakit yang penderitanya lansia,” ujar Ismi dikutip dari laman UNEJ, Selasa 19 November 2024.

Sementara, Regestina menjelaskan, alasan tim memilih membuat tablet effervescent karena bentuknya mudah digunakan lansia. 

"Jika kebanyakan obat berbentuk kapsul dan tablet, tablet effervescent tinggal diseduh dengan air dan langsung diminum, sehingga lebih mudah diabsorbsi tubuh,” kata Regestina.

Selain itu, bahan aktif yang digunakan yaitu jahe, kunyit, dan serai memiliki banyak manfaat dan mudah ditemukan di Indonesia. 


Penelitian ini juga menyoroti penggunaan obat untuk Rheumatoid Arthritis kebanyakan masih berbahan aktif kimia yang dapat menyebabkan efek samping jangka panjang seperti retinopati atau komplikasi penyakit lain. 

Karena itu, TRIHERBSCENT dirancang untuk menjadi alternatif yang lebih aman.

“Ketika membandingkan dengan obat-obatan berbahan aktif kimia untuk penanganan Rheumatoid Arthritis, risiko efek samping jangka panjang seperti retinopati, hipertensi, atau komplikasi dengan penyakit lainnya. Hal ini menjadi salah satu alasan utama kami untuk menawarkan solusi alternatif berbasis bahan alami,” jelas Shafira.

Proses persiapan hingga penyusunan artikel ilmiah  sekitar seminggu, dengan bimbingan dari dosen pembimbing, Apt. Lidya Ameliana, M.Sc.

“Kami ngebut untuk analisis dan riset, tapi alhamdulillah bisa selesai dengan baik,” kata Ismi.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah membagi waktu. Hal ini mengingat mereka berasal dari kelas berbeda dan harus menyelaraskan jadwal dengan berbagai aktivitas perkuliahan lainnya.

“Diskusi awal dilakukan untuk merancang gambaran besar, lalu kami membagi tugas yang kemudian dikonsultasikan kepada dosen pembimbing,” tambah Shafira.

Keunggulan yang membuat Ismi dan tim memperoleh Juara 1 pada ajang Veteran Pharma Fest 2024 adalah topik penelitian dinilai menarik.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

“Saat presentasi lomba, itu sifatnya tertutup jadi antar tim nggak saling tahu idenya seperti apa. Tapi kalau menurut pandangan kami, topik penelitian kami cukup menarik, membahas kombinasi tiga tanaman obat (jahe, kunyit, serai) yang sering sekali didengar karena kaya manfaat. Nah, itu kami kembangkan lagi sebagai sediaan effervescent dan ditujukan untuk pengobatan osteoarthritis sehingga menjadi lebih menarik dan alhamdulillah mendapat kesempatan menjadi juara 1,” pungkas Ismi. 

*Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) meraih Juara 1 di ajang Veteran Pharma Fest 2024.(unej.ac.id)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Rutin Masak di Rumah Bisa Turunkan Risiko Demensia

Memahami Hipertensi (5): Panduan Singkat dan Cara Menghadapinya

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026