Terapi Boneka untuk Lansia Penderita Demensia


Berita Lansia - Anak perempuan umumnya suka mainan boneka. Ternyata perasaan yang sama juga bisa dialami para lansia penderita demensia ketika diberikan boneka.

2019-03-14 22:47:19

Geriatri.id - Anak perempuan umumnya suka mainan boneka. Ya, boneka membuat bocah senang dan nyaman. Ternyata perasaan yang sama juga bisa dialami para lansia penderita demensia ketika diberikan boneka.

Konon, para lansia yang mengalami kehilangan memori yang tinggal di panti jompo di Kentucky Amerika Serikat, diberikan boneka. Ternyata, mereka tampak senang dan memeluk boneka mainan tersebut.

Para peneliti menyebut kegiatan itu dengan istilah ‘terapi boneka’ yang dapat membantu penderita demensia dengan kategori sedang hingga berat. Para ahli memang masih mengatakan hal ini pro dan kontra.

Menurut direktur layanan informasi Asosiasi Alzheimer, Ruth Drew, bermain boneka dapat membuat lansia demensia tenang, meningkatkan suasana hati gembira dan mengembangkan rasa persahabatan.

“Akan tetapi, beberapa lansia bisa menjadi terlalu terikat dengan boneka itu dan merasa cemas bila bonekanya salah tempat, dan membuat stres bila terlalu terlibat merawat bonekanya,” papar Drew.

Namun, jika Anda terbuka terhadap gagasan tersebut, mungkin patut dicoba. “Kami mendorong pengasuh untuk mengeksplorasi kegiatan yang akan melibatkan pasien,” katanya.

"Meskipun mungkin tidak pernah ada uji coba ilmiah yang kuat yang membuktikan manfaat terapi boneka, bagi mereka yang merasakan kenyamanan, tampaknya ada cara yang aman untuk meningkatkan kehidupan pasien Alzheimer," kata Neha Pathak, MD, editor medis di WebMD.

Jika boneka bukan pilihan yang tepat, jelas Drew, mungkin bisa dicari alternatif terapi lain, misalnya musik, seni, menari atau binatang peliharaan. Kuncinya adalah menemukan kegiatan yang membuat senang sehingga membantu mereka untuk menikmati hidupnya. (hil)

Referensi: www.webmd.com

geriatri,lansia,usialanjut,lanjutusia,terapiboneka,boneka,demensia,alzheimer,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026