
Geriatri.id - Berjalan kaki setelah makan, bahkan hanya selama 2 menit bermanfaat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Temuan ini berdasarkan tujuh studi yang menunjukkan bahwa langkah kecil ini bisa berdampak besar pada kesehatan metabolik. Dikutip dari Healthline, studi dilakukan para peneliti di University of Limerick, Irlandia.
Studi ini mengungkapkan, berjalan kaki selama 2 menit setelah makan membantu mengurangi lonjakan gula darah.
Dari tujuh penelitian yang dilakukan, lima di antaranya melibatkan responden tanpa riwayat pradiabetes atau diabetes tipe 2.
Sementara dua penelitian lainnya melibatkan orang dengan dan tanpa diabetes.
Menurut peneliti, berjalan kaki ringan selama beberapa menit cukup efektif menurunkan kadar gula darah dan memberikan efek lebih baik dibanding duduk atau hanya berdiri.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
"Hanya beberapa menit berjalan dengan intensitas ringan sudah cukup untuk membuat perbedaan signifikan," ujar para peneliti.
Para ahli sepakat aktivitas fisik seperti berjalan kaki berperan penting dalam metabolisme glukosa tubuh.
Ahli psikologi olahraga, Dr. Haley Perlus menjelaskan, berjalan kaki dan berdiri dapat membantu mengelola kadar gula darah dengan lebih baik.
“Setelah makan, glukosa dilepaskan ke aliran darah yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Meski lonjakan ini tidak selalu berbahaya, menjaga gula darah tetap terkendali sangat penting dalam mengelola diabetes,” kata Dr. Perlus.
Ketika seseorang berjalan, otot tubuh aktif dan menyerap kelebihan glukosa dalam aliran darah, yang membantu mengatur kadar gula.
Proses ini juga mendukung sirkulasi darah yang lebih untuk kesehatan organ dan pembuluh darah dan mendukung sistem vaskular lebih sehat.
Manfaat lain berjalan setelah makan
Selain mengurangi gula darah, berjalan kaki setelah makan juga memberikan manfaat lain yang tak kalah penting.
Menurut Dr. Perlus, jalan kaki dapat meningkatkan kualitas tidur, menstabilkan nafsu makan, serta meningkatkan mood dan daya ingat.
Amber Kivett, pelatih atletik bersertifikat menyoroti manfaat lain dari berjalan kaki setelah makan.
Menurut Kivett, meski penelitian ini mungkin memiliki beberapa keterbatasan, manfaat berjalan kaki bagi kesehatan tetap signifikan.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Beberapa manfaat itu antara lain meningkatkan fungsi usus, mengoptimalkan sistem limfatik, mengurangi peradangan dengan menurunkan hormon stres, dan melepaskan "hormon bahagia" yang meningkatkan kesejahteraan.***
*Ilustrasi - Jalan kaki beberapa menit setelah makan menurunkan risiko diabetes.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri