Rencana Pensiun yang Tepat Bukan Hanya Soal Menabung


Berita Lansia - Dalam menyiapkan rencana pensiun, nasihat yang biasa diberikan adalah menyisihkan dana dan berhemat agar bisa menikmati masa tua dengan tenang.

2024-11-17 20:40:57

Geriatri.id - Dalam menyiapkan rencana pensiun, nasihat yang biasa diberikan adalah menyisihkan dana dan berhemat agar bisa menikmati masa tua dengan tenang. Namun, menurut Robert Kiyosaki, pendekatan itu mengabaikan faktor inflasi. 

Robert Kiyosaki adalah penasihat keuangan ternama dan penulis buku Rich Dad Poor Dad. 

Kiyosaki mengingatkan, mengandalkan tabungan yang hanya disisihkan dalam bentuk uang tunai bisa menjadi bumerang karena nilai uang akan terus tergerus inflasi.

Ia menyarankan pensiunan untuk berinvestasi pada aset yang dapat melindungi nilai terhadap inflasi. Aset seperti emas, perak, dan komoditas lainnya dapat menjadi pilihan untuk menjaga nilai kekayaan meski harga barang mengalami kenaikan. 

"Daripada menghemat uang tunai, pertahankan likuiditas Anda dalam aset yang dapat dengan cepat dicairkan dan dapat melindungi nilai terhadap inflasi, bukan kehilangan nilainya," ujar Kiyosaki dikutip dari laman richdad.com.

Baca Juga: Ingin Kaya Saat Lansia? Perencana Keuangan Bocorkan Caranya

Tak hanya mengkritik tabungan tunai, Kiyosaki juga menyoroti nasihat untuk membeli asuransi perawatan jangka panjang, yang sering disarankan untuk menutupi biaya panti jompo di masa depan. 

Meski penting, ia menilai asuransi semacam ini bisa terlalu terlambat memberikan manfaat. 

Menurutnya, pensiunan mungkin sudah berada dalam kondisi kesehatan yang sangat buruk atau sangat tua ketika baru bisa merasakan keuntungan dari asuransi. 

Ia lebih menganjurkan untuk berinvestasi sejak dini dalam aset yang dapat menghasilkan arus kas untuk menutupi pengeluaran selama masa pensiun.

Salah satu prinsip utama yang ditekankan Kiyosaki adalah pentingnya diversifikasi portofolio investasi. 

Namun, diversifikasi sejati melibatkan lebih dari sekadar memiliki beberapa jenis investasi berbeda. 

Diversifikasi yang dimaksud Kiyosaki mencakup empat kelas aset utama yaitu surat berharga (saham dan obligasi), real estate, komoditas (seperti emas dan minyak), bisnis, dan mata uang kripto. 


Ia menyarankan untuk berpikir menggunakan sudut pandang investor dengan berspesialisasi dalam satu atau dua kelas aset tersebut.

Kiyosaki juga memberikan tips bagi para investor untuk memanfaatkan pajak sebagai alat untuk mempercepat kekayaan. 

Menurutnya, orang kaya tahu cara berinvestasi sehingga mereka bisa meminimalkan atau bahkan menghindari pajak. 

"Dibutuhkan kecerdasan finansial untuk berinvestasi dengan cara ini," tandasnya.

Dalam pandangan Kiyosaki, yang terpenting adalah memiliki kecerdasan finansial dan keberanian untuk memulai berinvestasi sejak dini. 

Alih-alih hanya bergantung pada gaji pensiun atau tabungan biasa, individu yang cerdas secara finansial akan terus mencari cara untuk memperbanyak arus kas dan mengelola risiko dengan cermat. 

Baca Juga: Lansia Masih Memiliki Kesempatan untuk Bisa Menjadi Kaya

Hal ini bukan hanya untuk menjamin kebebasan finansial saat pensiun, tetapi juga memastikan masa depan akan jauh lebih sejahtera, meski menghadapi tantangan inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat.***

*Ilustrasi - Tips menyiapkan rencana pensiun yang tepat.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Rutin Masak di Rumah Bisa Turunkan Risiko Demensia

Memahami Hipertensi (5): Panduan Singkat dan Cara Menghadapinya

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026