
Geriatri.id - Seorang wanita asal Bandung, Jawa Barat memutuskan meninggalkan pekerjaannya di industri televisi dan memulai karier di Jepang sebagai perawat lansia.
Kisah inspiratif itu dibagikan pemilik akun bernama Veronika melalui akun TikTok-nya @vkrlynn.
Keputusannya untuk merantau ke Jepang membawa perubahan besar dalam hidupnya.
Pada slide pertama, Veronika mengunggah momen saat bekerja di sebuah stasiun TV. Meski pekerjaannya nyaman dengan penghasilan tetap, ia merasa ada yang kurang.
Tekadnya kuat untuk mencari makna hidup yang lebih dalam, meski itu berarti harus bekerja di luar negeri.
Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
Ia akhirnya meninggalkan pekerjaan di Indonesia dan memilih profesi yang sering dipandang sebelah mata, yaitu menjadi perawat lansia di Jepang.
Veronika mengakui, keputusan ini membuat banyak orang heran, mengingat dirinya lulusan S1 dengan predikat cumlaude.
“Di Indonesia udah enak kerja di TV, kok malah ke Jepang ngurusin lansia?” tulis Veronika dalam salah satu postingan TikTok-nya.
Banyak orang menganggap profesinya kurang bergengsi. Namun, baginya, menjadi perawat lansia merupakan langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya.
Selain mencari pengalaman hidup, alasan lain Veronika memilih pekerjaan ini adalah gaji yang lebih tinggi.
Ia juga menghadapi keterbatasan bahasa, yang membuatnya belum percaya diri untuk melamar kerja kantoran.
"Akhirnya walaupun pada bilang sayang S1 nya nekat pindah kerja ke Jepang cobain perawat lansia. Waktu itu belum pede cari kerja kantoran karena keterbatasan bahasa," ucapnya.
Setelah dua tahun bekerja sebagai perawat lansia, Veronika mampu membangun kontrakan dua pintu di Indonesia.
Ia juga dapat rutin mengirim uang untuk keluarganya di kampung halaman.
Namun, perjuangannya tak berhenti di situ. Sadar akan pentingnya kemampuan bahasa, Veronika mulai meningkatkan keterampilannya dalam bahasa Jepang hingga berhasil mendapatkan sertifikat yang lebih tinggi.
Dengan sertifikat tersebut, ia beralih ke pekerjaan kantoran. Kini, ia menjalani pekerjaan baru dengan duduk di depan layar laptop.
Meski sudah mencapai kenyamanan baru, Veronika tetap fokus pada pengembangan diri.
Ia bertekad terus meningkatkan kemampuan bahasa dan keterampilannya di Jepang agar dapat meraih karier yang lebih baik lagi.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
Melalui unggahan terakhirnya, ia menyampaikan pesan bijak, “Jangan remehkan profesi seseorang ya, karena kita tidak tahu apa yang sedang mereka perjuangkan.”***
*Kisah seorang wanita Indonesia yang memulai karier ebagai perawat lansia di Jepang.(TikTok@vkrlynn)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri