Kenali Fakta dan Mitos Penyakit Jantung Agar Terhindar dari Risiko Mematikan


Berita Lansia - Pemahaman yang tepat tentang fakta dan mitos seputar penyakit jantung dapat membantu masyarakat mengantisipasi dan mencegahnya.

2024-11-07 14:14:30

Geriatri.id - Penyakit jantung masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia dan dunia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian tertinggi, yaitu 17,9 juta jiwa pada 2019. 

Karena itu, pemahaman yang tepat tentang fakta dan mitos seputar penyakit jantung dapat membantu masyarakat mengantisipasi dan mencegahnya.

Berikut 8 fakta dan mitos yang penting diketahui untuk mengenal risiko penyakit jantung:

1. Fakta: Penyakit jantung penyebab kematian utama di dunia

Menurut WHO, 32% dari total kematian di dunia disebabkan penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

2. Mitos: Wanita tidak berisiko terkena penyakit jantung

Banyak orang percaya bahwa wanita lebih aman dari penyakit jantung dibandingkan pria. 

Faktanya, wanita berisiko sama besar, terutama setelah menopause ketika penurunan hormon estrogen meningkatkan faktor risiko.

3. Fakta: Gejala penyakit jantung berbeda pada pria dan wanita

Gejala penyakit jantung pada pria dan wanita sering kali berbeda. 

Pria cenderung mengalami nyeri dada, sementara wanita mungkin merasakan gejala tidak khas seperti kelelahan, sesak napas, dan nyeri punggung.

4. Mitos: Penyakit jantung hanya menyerang lansia

Penyakit jantung tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia (lansia). 

Faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan buruk, kebiasaan merokok, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit jantung bahkan pada usia muda.

5. Fakta: Orang kurus juga berisiko terkena penyakit jantung


Meski kondisi fisik seseorang kurus, bukan berarti mereka terbebas dari risiko penyakit jantung. 

Gaya hidup tidak sehat tetap bisa memicu masalah jantung.

6. Mitos: Nyeri dada selalu tanda penyakit jantung

Nyeri dada memang gejala umum penyakit jantung, tetapi bisa juga disebabkan kondisi lain seperti gangguan pencernaan atau otot dada. 

Konsultasi dengan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

7. Fakta: Diagnosis penyakit jantung butuh pemeriksaan lanjutan

Penyakit jantung tidak cukup didiagnosis melalui gejala saja; pemeriksaan seperti EKG, ekokardiografi, atau CT scan diperlukan untuk memastikan kondisi dan keparahan penyakit.

8. Fakta: Penyakit jantung dapat dicegah

Meski penyakit jantung adalah ancaman nyata, pencegahan tetap mungkin. 

Gaya hidup sehat, pola makan seimbang, olahraga rutin, dan menghindari rokok adalah langkah-langkah yang dapat melindungi jantung.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Memahami perbedaan fakta dan mitos tentang penyakit jantung menjadi langkah awal yang penting untuk menjaga kesehatan organ tersebut. Mari jaga jantung kita dan hindari faktor risiko yang dapat dicegah.***

*Ilustrasi - Fakta dan mitos seputar penyakit jantung yang penting untuk diketahui.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Pikiran Tetap Tajam di Usia Senja, Lansia Harus Berdaya Melawan Hoaks

Kapan Lansia Membutuhkan Pendamping di Rumah?

Orangtua 'Wajib' Ikut Posyandu Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026