
Geriatri.id - Air tebu dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes, tetapi harus dalam jumlah terbatas. Meskipun memiliki indeks glikemik rendah, yang menandakan pelepasan gula ke dalam darah secara bertahap, beban glikemiknya tinggi sehingga bisa menyebabkan lonjakan gula darah signifikan.
Dilansir dari healthshots, satu cangkir (240 ml) air tebu mengandung sekitar 50 gram gula alami, sehingga berisiko bagi penderita diabetes dengan kadar gula yang tidak terkontrol.
Ahli menyarankan bahwa penderita diabetes yang kadar glukosanya terkontrol dengan baik dapat sesekali mengonsumsi air tebu dalam porsi kecil (100–200 ml), terutama sebelum beraktivitas fisik agar gula tersebut dapat segera digunakan oleh tubuh.
Namun, bagi penderita dengan gula darah tinggi, konsumsi air tebu sebaiknya dihindari untuk mengurangi risiko lonjakan kadar gula.
Baca juga: Gara-gara Kebijakan Overbooking, Lansia dengan Penyakit Jantung Batal Terbang
Air tebu segar dan tanpa olahan memang menawarkan banyak manfaat seperti hidrasi dan kandungan nutrisi penting, tetapi tetap harus dikonsumsi dengan hati-hati dan dalam jumlah terbatas.
Air tebu memiliki beberapa manfaat potensial bagi kesehatan lansia. Berikut beberapa di antaranya:
1. Meningkatkan hidrasi dan energi: Kandungan air dan gula alami pada air tebu memberikan dorongan energi cepat dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama di cuaca panas.
2. Mendukung pencernaan: Air tebu mengandung serat yang dapat membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit, masalah umum pada lansia.
3. Memperkuat sistem kekebalan: Antioksidan dalam air tebu berperan penting dalam melawan radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga melindungi dari infeksi dan penyakit.
Baca juga: Fakta Seputar Alpukat yang Belum Banyak Diketahui Orang
4. Mengurangi peradangan: Kandungan antiinflamasi dalam air tebu dapat membantu meredakan peradangan, bermanfaat bagi lansia dengan kondisi radang sendi atau masalah kronis lainnya.
5. Menjaga kesehatan ginjal: Dengan sifat diuretiknya, air tebu membantu fungsi ginjal dan mencegah terbentuknya batu ginjal.
Meskipun air tebu memiliki manfaat, konsumsinya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi lansia dengan diabetes atau yang perlu menjaga asupan gula. Disarankan untuk meminumnya dalam jumlah sedang untuk mendapatkan manfaat tanpa efek samping berlebih.***
*Foto: Air Tebu (Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri