Cegah Tekanan Darah Tinggi dengan Menurunkan Berat Badan


Berita Lansia - Lebih dari sepertiga orang dewasa mengalami tekanan darah tinggi. Lebih dari setengahnya berusia lebih dari 60 tahun, tetapi ternyata banyak usia muda yang mengalami penyakit ini.

2020-01-02 19:44:04

Geriatri.id - Lebih dari sepertiga orang dewasa mengalami tekanan darah tinggi. Lebih dari setengahnya berusia lebih dari 60 tahun, tetapi ternyata banyak usia muda yang mengalami penyakit ini.

Sayangnya, tekanan darah tinggi seringkali tidak memiliki gejala.

Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki tekanan darah tinggi adalah dengan memeriksakan tekanan darah.

Tenaga kesehatan dapat memeriksa tekanan darah Anda dengan tes sederhana.

Perlu kita tahu, tekanan darah tinggi meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan tekanan darah.

Mengurangi tekanan darah dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan Anda dan membantu mencegah perkembangan stroke atau penyakit jantung. 

Berikut uraian selengkapnya seperti dikutip dari healthdirect.gov.au

Menjaga tekanan darah tetap sehat

Langkah-langkah berikut ini adalah gaya hidup sehat dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah :

Olahraga

Setiap orang disarankan untuk melakukan setidaknya 30 menit latihan intensitas sedang beberapa hari atau setiap hari dalam seminggu.

Misalnya, jalan cepat, menari, bersepeda atau berenang.

Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, jangan mulai terlalu cepat. Bicaralah dengan dokter tentang seberapa banyak olahraga yang cocok untuk Anda dan lakukan perlahan.

Makan sehat


Diet sehat dan seimbang akan membantu mengurangi tekanan darah. Adapun upaya yang dilakukan :

Nikmati beragam makanan bergizi dari lima kelompok pangan ini setiap hari:

o Konsumsi banyak sayuran berbagai jenis dan warna dan kacang-kacangan

o Buah

o Biji-bijian (sereal), gandum dan varietas sereal serat tinggi, seperti roti, sereal, nasi, pasta, mi, dan lainnya.

o Daging tanpa lemak dan unggas, ikan, telur, tahu, kacang-kacangan dan biji-bijian, dan kacang-kacangan

o Susu, yoghurt, keju, dan alternatifnya.

 

• Minum banyak air

• Batasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh, tambahan garam dan  gula.

 

Kurangi asupan garam

Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi kurang dari 2000 mg natrium sehari - kurang dari satu sendok teh garam.

Salah satu cara mudah untuk mengurangi garam adalah berhenti menambahkan garam ke makanan saat memasak .

Baca label nutrisi saat Anda berbelanja. Cari makanan dengan 120mg natrium atau kurang per 100g.

Turunkan berat badan


Berolahraga dan makan dengan sehat akan membantu Anda menurunkan berat badan. Obesitas meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, penting untuk mengombinasikan makan sehat dengan olahraga teratur dan aktivitas fisik.

Individu lanasia disarankan untuk melakukan setidaknya 30 menit aktivitas fisik intensitas sedang total sekitar 150 menit dalam seminggu.

Aktivitas fisik intensitas sedang adalah aktivitas apa pun yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan dan mungkin membuat Anda berkeringat, tetapi Anda masih dapat melakukan percakapan normal.

Anda tidak perlu berolahraga selama 30 menit, tapi bisa diubah menjadi dua atau tiga sesi terpisah 10 hingga 15 menit.

Aktivitas ini merupakan awal yang baik untuk membantu meningkatkan kesehatan Anda dan membantu mencegah perkembangan kondisi kronis seperti penyakit jantung dan diabetes.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, mungkin perlu rutin 45 hingga 60 menit aktivitas fisik intensitas dalam beberapa hari setiap minggu.

Berhenti merokok

Nikotin dalam rokok untuk sementara waktu dapat meningkatkan tekanan darah Anda, dan merokok juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Berhenti merokok mengurangi risiko ini dan sangat penting jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.

Obat-obatan untuk tekanan darah tinggi

Beberapa orang dengan tekanan darah tinggi perlu minum obat untuk menurunkan tekanan darah, serta merupaya menjaga gaya hidup sehat.. Bicaralah dengan dokter apakah Anda memerlukan obat untuk tekanan darah tinggi.

Hilman/ ilustrasi : freepik.com

 

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,lansia,lanjutusia,usialanjut,hipertensi

ARTIKEL LAINNYA

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Usia Senja

Memahami Hipertensi (6): Kapan Perlu Pemeriksaan Lebih Lanjut?

Persiapan Menuju Masa Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026