Kemenag Susun Pedoman Pembimbing Manasik Haji untuk Lansia


Berita Lansia - Bimbingan manasik haji memegang peranan sangat penting untuk memastikan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan mematuhi ketentuan syariat.

2024-10-21 17:30:25

Geriatri.id - Bimbingan manasik haji memegang peranan sangat penting untuk memastikan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan mematuhi ketentuan syariat.

Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengatakan bimbingan manasik yang baik dan terstandar hanya dapat dilakukan pembimbing yang memiliki kompetensi khusus yaitu pembimbing manasik yang bersertifikat.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini dalam rangka menyempurnakan proses sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah," ujar Arsad dalam kegiatan Penyusunan Pedoman Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Tahap II di Jakarta, 16 Oktober 2024.

Dikatakan Arsad, Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor D/223 Tahun 2015 tentang Pedoman Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji yang selama ini dijadikan pedoman dalam pelaksanaan sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah perlu dilakukan penyempurnaan dengan menyesuaikan perkembangan terkini dalam dinamika penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

“Rencananya Keputusan Dirjen tersebut akan ditingkatkan menjadi Peraturan atau Keputusan Menteri Agama," kata Arsad.

Kementerian Agama berkomitmen untuk memastikan setiap pembimbing manasik haji dan umrah yang telah disertifikasi memiliki kualitas dan kompetensi.

Persyaratan peserta yang akan mengikuti sertifikasi akan diperbaiki dan ditingkatkan. Selain itu juga dilakukan harmonisasi dengan beberapa regulasi lain terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Kita mencoba melihat beberapa persyaratan dalam sertifikasi yang perlu penyesuaian dan harmonisasi dengan beberapa peraturan lainnya," tegas Arsad.

Arsad menilai kurikulum saat ini perlu mengakomodir perkembangan terakhir dalam penyelenggaraan haji seperti manasik yang moderat dan perhatian khusus kepada kelompok rentan baik lansia maupun disabilitas.

“Kurikulum Sertifikasi perlu mengakomodir perkembangan terkini khususnya manasik haji yang memberikan solusi untuk perjalanan haji jemaah lansia dan disabilitas," pungkasnya. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Kegiatan Penyusunan Pedoman Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Tahap II yang dilaksanakan 15-17 Oktober 2024 diikuti peserta dari Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi, akademisi dari Prodi Manajemen Haji dan Umrah UIN/IAIN Penyelenggara Sertifikasi, BRIN, UI, Biro Hukum Kemenag dan Staf di lingkungan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.***

*Kegiatan Penyusunan Pedoman Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Tahap II di Jakarta, 16 Oktober 2024.(Foto:Kemenag)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Rutin Masak di Rumah Bisa Turunkan Risiko Demensia

Memahami Hipertensi (5): Panduan Singkat dan Cara Menghadapinya

Kehidupan Lansia yang Menginspirasi Lewat 5 Drama Cina

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026