Warga Lansia di Indonesia Sebagian Besar Masih Aktif Bekerja


Berita Lansia - Di wilayah pedesaan, sebagian besar lansia bekerja di sektor pertanian.

2024-10-15 22:31:53

Geriatri.id - Berdasarkan laporan Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023 berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 53,93% warga lanjut usia (lansia) di Indonesia masih aktif bekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Di wilayah pedesaan, sebagian besar lansia bekerja di sektor pertanian, sementara mereka yang tinggal di perkotaan umumnya terlibat dalam industri manufaktur dan jasa. 

Data ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh lansia tetap berkontribusi pada kegiatan ekonomi, meski usia mereka sudah tidak muda.

Ada perbedaan signifikan dalam partisipasi kerja antara lansia laki-laki dan perempuan. Persentase lansia laki-laki yang bekerja mencapai 67,87%, sedangkan lansia perempuan hanya 41,04%. 

Baca Juga: Kejahatan Dunia Maya dengan Target Lansia Meningkat Drastis

Selain itu, partisipasi lansia di pedesaan lebih tinggi (63,34%) dibandingkan mereka yang tinggal di kota (47,02%).

Hubungan antara pendidikan dan partisipasi kerja lansia juga terlihat jelas. Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin kecil kemungkinan mereka untuk bekerja di usia tua. 

Hal ini diduga berkaitan dengan minimnya jaminan hari tua bagi lansia dengan pendidikan rendah, sehingga mereka tetap harus bekerja demi kebutuhan ekonomi.

Meskipun cukup banyak lansia yang masih bekerja, mereka kerap menghadapi berbagai tantangan. Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2023 mengungkapkan bahwa 32,24% pekerja lansia menerima upah rendah.

Kesenjangan penghasilan juga lebih terasa pada lansia perempuan, di mana 57,53% dari mereka mendapatkan imbalan yang rendah dengan rata-rata penghasilan sekitar Rp1,18 juta per bulan. 

Selain itu, kondisi serupa juga dialami oleh 40,82% pekerja lansia di pedesaan, terutama di sektor pertanian, di mana pendapatan mereka rata-rata hanya Rp1,23 juta per bulan.


Pertumbuhan jumlah lansia setiap tahun menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Badan Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) memperkirakan bahwa populasi lansia di Indonesia akan terus bertambah hingga mencapai puncaknya pada tahun 2045.

Dengan semakin bertambahnya jumlah lansia yang masih produktif, kebijakan perlindungan sosial yang lebih komprehensif sangat dibutuhkan. 

Baca juga: 5 Jenis Sayuran Ini Bantu Turunkan Berat Badan dengan Efektif

Dukungan dari pemerintah diperlukan agar lansia bisa bekerja dengan aman dan mendapatkan hak serta perlakuan yang adil dalam dunia kerja.***

*Foto: ilustrasia lansia bekerka.

Video Senior Podcast:

 


ARTIKEL LAINNYA

Lansia Sering Meminta Lawan Bicara Mengulang Kalimat, Kapan Harus Waspada?

Melawan Kesepian di Usia Senja, Eropa Kembangkan Program Kelompok Pertemanan untuk Lansia

Usia Senja Bukan Batasan, SSI Hadirkan Ruang untuk Terus Berkembang

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026