7 Penyebab Munculnya Lingkaran Hitam di Bawah Mata


Berita Lansia - Lingkaran hitam di bawah kelopak mata sering terjadi pada pria dan wanita. Kondisi ini  membuat Anda tampak lebih tua.

2019-12-30 17:28:01

Geriatri.id - Lingkaran hitam di bawah kelopak mata sering terjadi pada pria dan wanita. Kondisi ini  membuat Anda tampak lebih tua.  Meski masalah ini bisa terjadi pada siapapun, lingkaran hitam paling umum terjadi pada orang-orang berikut ini :

• Sudah tua

• Memiliki kecenderungan genetik, misalnya hiperpigmentasi periorbital.

• Berasal dari etnis yang tidak berkulit putih (warna kulit lebih gelap lebih rentan terhadap hiperpigmentasi di sekitar area mata).

Faktor kelelahan juga menjadi alasan paling logis untuk kondisi ini.

Seperti dikutip dari healhtline.com, ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi terjadinya lingkaran hitam di bawah mata. Dalam kebanyakan kasus, hal ini tidak perlu dikhawatirkan dan tidak memerlukan perhatian medis.

Seperti sudah disinggung sedikit, ada sejumlah faktor yang berkontribusi untuk lingkaran hitam. Beberapa penyebab umum di antaranya adalah:

1. Kelelahan

Terlalu banyak tidur, kelelahan ekstrem, atau begadang dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata.

Kurang tidur dapat menyebabkan kulit menjadi kusam dan pucat, memungkinkan pembuluh darah di bawah kulit Anda terlihat.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan cairan menumpuk di bawah mata, menyebabkan mata tampak bengkak.

Akibatnya, lingkaran hitam yang Anda lihat mungkin sebenarnya adalah bayangan yang dibuat oleh kelopak mata yang bengkak.

2. Usia


Usia yang makin tua juga adalah penyebab umum terjadinya lingkaran hitam di bawah mata. Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis.

Anda juga kehilangan lemak dan kolagen yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit.

Ketika ini terjadi, pembuluh darah di bawah kulit menjadi lebih terlihat menyebabkan area di bawah mata Anda menjadi gelap.

3. Ketegangan pada mata

Menonton televisi atau terlalu di depanlayar komputer dapat menyebabkan ketegangan yang signifikan pada mata.

Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar mata membesar. Akibatnya, kulit di sekitar mata bisa menjadi gelap.

4. Alergi

Reaksi alergi dan kekeringan mata dapat memicu lingkaran hitam.

Ketika Anda memiliki reaksi alergi, tubuh melepaskan histamin sebagai respons terhadap bakteri berbahaya.

Selain menyebabkan gejala tidak nyaman - termasuk gatal, kemerahan, dan mata bengkak - histamin juga menyebabkan pembuluh darah membesar dan menjadi lebih terlihat di bawah kulit Anda.

Alergi juga dapat meningkatkan keinginan Anda untuk menggosok dan menggaruk kulit yang gatal di sekitar mata Anda.

Tindakan ini dapat memperburuk gejala, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan pembuluh darah yang rusak. Hal Ini dapat menyebabkan terjadinya bayangan gelap di bawah mata Anda.

5. Dehidrasi


Dehidrasi adalah penyebab umum lingkaran hitam di bawah mata.

Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan kecukupan cairan, kulit di bawah mata mulai terlihat kusam dan mata terlihat cekung.

6. Paparan matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh Anda memproduksi melanin berlebih, pigmen yang memberi warna pada kulit.

Terlalu banyak sinar matahari - terutama untuk mata - dapat menyebabkan pigmentasi pada kulit di sekitarnya menjadi gelap.

7. Genetika

Riwayat keluarga juga berperan dalam terjadinya lingkaran hitam di bawah mata Anda.

Ini bisa menjadi sifat bawaan yang terlihat di awal masa kanak-kanak dan dapat memburuk seiring bertambahnya usia atau perlahan-lahan menghilang.

Predisposisi terhadap kondisi medis lainnya - seperti penyakit tiroid - juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata Anda.***

HIL/ilustrasi: freepik.com

fkui,rscm,geriatri,gerontologi,lansia,lanjutusia,usialanjut,lansiasehat,matalansia

ARTIKEL LAINNYA

Tetap Bergerak di Hari Kurban, Sehat Jalan Terus

Selamat Idul Adha, Mari Saling Berbagi

Indonesia Semakin “Menua”, Keuangan Belum “Siap”

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026