Lansia Inspiratif: Dua Ilmuwan AS Raih Hadiah Nobel Kedokteran


Berita Lansia - Dua ilmuwan Amerika Serikat Victor Ambros dan Gary Ruvkun meraih Penghargaan Nobel dalam bidang kedokteran atau fisiologi. 

2024-10-09 23:24:23

Geriatri.id - Dua ilmuwan Amerika Serikat Victor Ambros (70) dan Gary Ruvkun (72) meraih Penghargaan Nobel dalam bidang kedokteran atau fisiologi. 

Penghargaan ini diberikan atas penemuan mereka tentang mikroRNA dan perannya dalam regulasi gen pascatranskripsi.

Penganugerahan hadiah kedokteran ke-115 diumumkan Majelis Nobel di Institut Karolinska, Swedia, Senin 7 Oktober 2024 pagi.

Dilansir nobelprize.org, dua ilmuwan ini mendapatkan penghargaan atas penemuan mereka mengenai prinsip dasar yang mengatur aktivitas gen.

Informasi yang tersimpan di dalam kromosom dapat diibaratkan seperti buku petunjuk untuk semua sel di tubuh. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Setiap sel mengandung kromosom yang sama, sehingga setiap sel mengandung kumpulan gen sama persis dan kumpulan instruksi sama persis. 

Namun, jenis sel yang berbeda, seperti sel otot dan saraf memiliki karakteristik sangat berbeda. 

Bagaimana perbedaan-perbedaan ini muncul? Jawabannya terletak pada regulasi gen, yang memungkinkan setiap sel memilih instruksi relevan saja. 

Hal ini memastikan hanya kumpulan gen yang benar yang aktif di setiap jenis sel.

Victor Ambros ilmuwan kelahiran 1 Desember 1953 dan Gary Ruvkun lahir tahun 1952 memiliki ketertarikan pada bagaimana berbagai jenis sel berkembang. 

Mereka menemukan microRNA, kelas baru molekul RNA kecil yang memainkan peran penting dalam regulasi gen. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Penemuan inovatif mereka mengungkap prinsip baru dalam regulasi gen yang ternyata penting bagi organisme multiseluler, termasuk manusia. 

Sekarang diketahui bahwa genom manusia mengkode lebih dari seribu mikroRNA. 

Penemuan mengejutkan mereka mengungkap dimensi baru dalam regulasi gen. ***

*Ilustrasi - Penelitian di laboratorium.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Asia Menua Cepat, Alarm bagi Krisis Tenaga Kerja dan Kesehatan Lansia

Cegah Ompong? Gampang Kok Asal Rajin

Pengalaman Saya di Tanah Suci

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026