
JAWAB
Tes ini memeriksa kanker serviks, yang mudah diobati ketika dideteksi dini. Seorang wanita cenderung terkena kanker serviks seiring bertambahnya usia. Tetapi seorang wanita masih perlu melakukan tes Pap smear rutin bahkan setelah menopause.
Seperti dikutip webmd.com, Satuan Tugas Layanan Pencegahan Amerika Serikat mengatakan bahwa wanita usia 21 hingga 65 tahun harus menjalani tes Pap smear setiap 3 tahun. Wanita berusia 30 hingga 65 tahun dapat diskrining setiap 5 tahun menggunakan kombinasi tes Pap dan human papillomavirus (HPV) jika kedua tes negatif saat pertama kali Anda menggunakannya.
Jika Anda memiliki risiko kanker yang lebih tinggi, Anda mungkin memerlukan tes Pap smear lebih sering.
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri