Mengapa wanita berusia 50 tahun ke atas perlu tes pap smear?


Seorang wanita cenderung terkena kanker serviks seiring bertambahnya usia. Tetapi seorang wanita masih perlu melakukan tes Pap smear rutin bahkan setelah menopause.

2019-12-29 19:13:26

JAWAB

Tes ini memeriksa kanker serviks, yang mudah diobati ketika dideteksi dini. Seorang wanita cenderung terkena kanker serviks seiring bertambahnya usia. Tetapi seorang wanita masih perlu melakukan tes Pap smear rutin bahkan setelah menopause.

Seperti dikutip webmd.com, Satuan Tugas Layanan Pencegahan Amerika Serikat mengatakan bahwa wanita usia 21 hingga 65 tahun harus menjalani tes Pap smear setiap 3 tahun. Wanita berusia 30 hingga 65 tahun dapat diskrining setiap 5 tahun menggunakan kombinasi tes Pap dan human papillomavirus (HPV) jika kedua tes negatif saat pertama kali Anda menggunakannya.

Jika Anda memiliki risiko kanker yang lebih tinggi, Anda mungkin memerlukan tes Pap smear lebih sering.

 

geriatri,gerontologi,lansiasehat,lansia,lanjutusia,usialanjut,menopause,papsmear

ARTIKEL LAINNYA

Jepang Ukir Rekor Demografi: Lebih dari 100 Ribu Penduduk Kini Berusia Seabad

Opa Oma, Ini 5 Hewan dengan Suara Terkeras di Bumi

Oma Koestijah Darti Koestiwi: Usia 93 Tahun, Tetap Aktif Menjalani Hari

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026