Tren Jaga Kesehatan dan Panjang Umur dengan Biohacking


Berita Lansia - Banyak orang ingin sehat dan awet muda. Salah satu cara untuk mewujudkannya dengan menerapkan biohacking. Apa itu biohacking? 

2024-10-01 20:52:47

Geriatri.id - Banyak orang ingin sehat dan awet muda. Salah satu cara untuk mewujudkannya dengan menerapkan biohacking. Apa itu biohacking? 

Seiring berkembangnya pengetahuan tentang kesehatan, biohacking semakin populer. Biohacking adalah sebuah praktik dengan tujuan meningkatkan kesehatan, kinerja, dan kesejahteraan individu melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Secara sederhana, biohacking praktik melalui kebiasaan sehari-hari agar berfungsi lebih baik, dengan harapan meningkatkan umur panjang dan kualitas hidup. 

Praktik ini tidak hanya bertujuan agar seseorang terlihat lebih muda, tetapi juga untuk menjaga tubuh tetap bugar, serta menurunkan risiko penyakit kronis. 

Dikutip dari Mirror, Sabtu 29 September 2024, pakar biohacking dari Inggris, Tim Gray mengungkapkan setiap orang memiliki alasan berbeda dalam melakukan biohacking.

Alasan mereka antara lain ingin terlihat lebih muda, mengatasi masalah kesehatan kronis atau bahkan ingin hidup hingga 150 tahun.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Pada dasarnya, prinsip biohacking melibatkan pengoptimalan pola makan, tidur, hidrasi dan paparan lingkungan agar tubuh dapat bekerja dengan maksimal. 

Berikut 8 aspek biohacking yang dapat diterapkan dalam keseharian:

1. Diet sehat dan hidrasi yang cukup

Memastikan asupan makanan sehat dan tetap terhidrasi merupakan langkah pertama dalam biohacking. 

Fokus utamanya, menghindari makanan ultra-proses dan kimia tambahan, serta memperbanyak konsumsi makanan alami seperti buah, sayur, dan daging segar. 

Pilih makanan yang sedekat mungkin dengan alam untuk memaksimalkan nutrisi dan menjaga keseimbangan tubuh.

2. Tidur minimal 7 jam sehari

Kualitas tidur berperan penting dalam proses pemulihan tubuh. Saat tidur, tubuh memperbaiki kerusakan yang terjadi sepanjang hari. 

Biohacking menekankan pentingnya mendapatkan setidaknya 7 jam tidur berkualitas sehari, dengan keseimbangan antara tidur nyenyak, tidur ringan, dan fase REM (Rapid Eye Movement).

3. Menjaga kesehatan mulut


Kesehatan mulut kerap diabaikan, padahal ini bagian penting dari biohacking. 

Salah satu metode yang dianjurkan adalah menggunakan minyak kelapa untuk "oil pulling" atau berkumur selama 10 menit setiap hari, serta mengikis lidah untuk menjaga mikrobioma yang sehat di mulut. 

Hal ini dapat membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih besar.

4. Paparan cahaya matahari yang cukup

Tubuh manusia dirancang untuk mengikuti ritme sirkadian, yaitu siklus alami tidur-bangun yang dipengaruhi cahaya matahari. 

Biohacking merekomendasikan untuk mendapatkan paparan cahaya alami di pagi hari agar membantu tubuh mengatur hormon kortisol dan energi. 

Cahaya matahari juga menghentikan sekresi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

5. Hubungan sosial yang positif

Penelitian menunjukkan hubungan sosial yang kuat dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan biologis. 

Biohacking menyarankan untuk dikelilingi orang berpikiran positif dan memiliki tujuan sama dalam menjaga kesehatan. Ini penting untuk keseimbangan mental dan emosi.

6. Mengelola stres dengan baik

Di era modern, tekanan hidup seringkali sulit dihindari. Biohacking menekankan pentingnya manajemen stres yang baik melalui keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. 

Meditasi, latihan pernapasan, menghabiskan waktu di alam, serta menjaga hubungan dengan keluarga dan teman dapat membantu menurunkan tingkat stres.

7. Aktif bergerak

Olahraga menjadi salah satu pilar utama biohacking. Aktivitas fisik secara teratur seperti jalan kaki, yoga, atau olahraga ringan lainnya dapat menjaga tubuh tetap bugar. 

Terlalu banyak duduk dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti penurunan daya ingat, masalah postur, dan risiko penyakit jantung. Karena itu, gerak aktif setiap hari sangat dianjurkan.

8. Nikmati hidup dan bahagia

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Meski usaha untuk menjaga kesehatan dan umur panjang penting, biohacking juga mengingatkan untuk tidak melupakan kegembiraan hidup. 

Menikmati momen-momen kecil dan memastikan kebahagiaan sehari-hari adalah bagian penting dari hidup sehat dan panjang umur.***

*Ilustrasi - Minum air putih.(Piqsels)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Renta, Kenapa Bisa Terjadi?

Tahun Baru Islam 1448 H: Memaknai Hijrah di Era “Indonesia Menua”

Yoga Adalah Pilihan Olahraga Cerdas bagi Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026