Demensia: Ancaman Global yang Membebani Lansia dan Keluarga


Berita Lansia - Demensia menjadi salah satu masalah kesehatan global. Lebih dari 55 juta orang di seluruh dunia menderita demensia, dengan lebih dari 60% di antaranya tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

2024-09-19 12:28:26

Geriatri.id - Demensia menjadi salah satu masalah kesehatan global. Lebih dari 55 juta orang di seluruh dunia menderita demensia, dengan lebih dari 60% di antaranya tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

Setiap tahun, hampir 10 juta kasus baru muncul, menjadikan demensia sebagai salah satu tantangan kesehatan terbesar bagi lansia.

Demensia adalah sindrom yang mempengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, dan aktivitas sehari-hari. 
Penyakit Alzheimer menjadi penyebab paling umum, bertanggung jawab atas 60-70% kasus. 

Meski sebagian besar penderitanya lansia, tidak semua orang yang menua seiring dengan bertambahnya usia akan mengalaminya. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, merokok, dan isolasi sosial dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena demensia.

Secara global, demensia tidak hanya menjadi penyebab kecacatan dan ketergantungan bagi lansia, tetapi juga penyebab kematian ketujuh di dunia. 

Pada 2019, demensia membebani ekonomi dunia sebesar 1,3 triliun dolar AS. 

Setengah dari biaya tersebut berasal dari perawatan informal, yang seringkali dilakukan anggota keluarga dengan rata-rata lima jam per hari untuk mengawasi dan merawat penderita demensia.

Gejala awal demensia sering kali tidak disadari, seperti lupa akan kejadian baru-baru ini, kehilangan barang, atau tersesat di tempat yang sudah dikenal. 


Seiring berjalannya waktu, penderita demensia akan mengalami kesulitan dalam membuat keputusan, mengikuti percakapan, hingga melakukan tugas sehari-hari. 

Kondisi ini sering disertai dengan perubahan suasana hati, seperti kecemasan, kemarahan, atau depresi.

Sampai saat ini tidak ada obat yang dapat digunakan untuk demensia, tetapi banyak yang dapat dilakukan untuk mendukung penderita dan perawatnya. 

Aktivitas fisik, stimulasi otak melalui kegiatan sosial, serta dukungan emosional dari keluarga dan teman, sangat penting dalam mempertahankan fungsi sehari-hari penderita.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang demensia sering kali menimbulkan stigma yang menghambat diagnosis dini, serta akses perawatan yang diperlukan. 

Karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi tentang demensia, agar penderita dan keluarganya mendapatkan dukungan yang tepat dan dapat menjalani hidup dengan lebih baik.***

*Ilustrasi - Demensia menjadi salah satu masalah kesehatan global.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026