Posyandu Lansia di Lapas Kupang, Apa Saja Kegiatannya?


Berita Lansia - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang mengembangkan salah satu program inovatif, yaitu Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia).

2024-09-17 23:25:32

Geriatri.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang mengembangkan salah satu program inovatif, yaitu Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia (Posyandu Lansia).

Tujuan program ini untuk meningkatkan kesehatan dan mewujudkan masa tua bahagia, sehat, mandiri dan berdaya guna, 

Klinik Pratama Cendana Lapas Kupang bekerja sama dengan Puskesmas Oesapa secara rutin menggelar Posyandu lansia. 
Kegiatan ini dimulai dengan sesi relaksasi yang dipimpin dr. Rensi dari Puskesmas Oesapa Selatan.

Teknik relaksasi diberikan agar lansia merasa lebih tenang dan siap ketika menerima penyuluhan kesehatan.

Selanjutnya, penyuluhan disampaikan dokter spesialis gangguan jiwa, dr. Dickson Legoh. 

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Dalam paparannya, dr. Dickson menjelaskan beberapa diagnosa gangguan jiwa yang sering ditemukan pada pelayanan primer, seperti gangguan psikotik, depresi, kecemasan, dan demensia.

“Demensia adalah salah satu masalah kesehatan yang sering muncul pada usia lanjut. Kita harus mengenali gejalanya sejak dini agar bisa memberikan perawatan yang tepat,” ujar dr. Dikson, Sabtu 14 September 2024.

Dia mengingatkan kondisi kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, terutama di lingkungan pemasyarakatan, di mana stres dan isolasi sosial bisa memperburuk kondisi lansia.

Kalapas Kelas IIA Kupang, Antonius H. Jawa Gili, mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Oesapa dan dr. Dickson Legoh atas dukungan mereka dalam program ini.

“Para WBP lansia sangat membutuhkan perhatian, baik secara fisik maupun psikologis. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi mereka, yang jauh dari keluarga dan menjalani masa pidana dengan berbagai tantangan. Sentuhan psikis sangat membantu mereka menerima situasi dengan ikhlas dan menjalani pembinaan dengan baik,” kata Antonius.

Selain penyuluhan, kegiatan kali ini menghadirkan sesi konsultasi jiwa dan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau kondisi fisik para WBP lansia, seperti tekanan darah, kadar gula dan lain-lain.


Seorang peserta Posyandu Lansia, FS (68), mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini. 

“Kegiatan seperti ini sangat membantu kami, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental. Saya merasa lebih tenang dan senang setelah mengikuti relaksasi dan penyuluhan ini. Terima kasih kepada dokter dan semua pihak yang peduli pada kesehatan kami,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur, Marciana Dominika Jone mengapresiasi pelaksanaan program ini. 

Marciana berharap program Posyandu Lansia di Lapas Kupang menjadi sarana yang efektif untuk mendukung kesehatan mental dan fisik WBP lansia.

“Kami sangat mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi WBP, terutama bagi para lansia yang membutuhkan perhatian lebih. Program seperti Posyandu Lansia ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menghadirkan layanan kesehatan yang menyeluruh, tidak hanya fisik, tetapi juga mental bagi para WBP,” kata Marciana.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Dia berharap program ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi Lapas lainnya khususnya di luar NTT.*** 

*Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang mengembangkan Posyandu Lansia.(ntt.kemenkumham.go.id)

Sumber: ntt.kemenkumham.go.id

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026