Peluncuran Pro-Simbah, Sekolah Lansia Berbasis Virtual Art Therapy


Berita Lansia - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan program inovatif Pro-Simbah atau Program Sekolah Lansia Integrasi untuk Optimalisasi Kualitas Hidup Berbantuan Virtual Art Therapy.

2024-09-14 21:42:39

Geriatri.id - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan program inovatif Pro-Simbah atau Program Sekolah Lansia Integrasi untuk Optimalisasi Kualitas Hidup Berbantuan Virtual Art Therapy, di Desa Argosari, Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.

Peluncuran yang telah berlangsung pada 8 September 2024 ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Ketua Badan Riset Inovasi (BRIN) UAD, perangkat pemerintah setempat seperti Panewu Sedayu, Lurah Desa Argorejo, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Sedayu. 

Pro-Simbah merupakan inisiatif yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan diketuai Dr. Dody Hartanto, M.Pd., dosen Bimbingan Konseling UAD.

Tim PkM UAD yang terlibat dalam program ini terdiri dari Dr. Bambang Sudarsono, M.Pd., dosen Pendidikan Teknik Mesin, Okimustava, M.Pd.Si., dan Ariati Dina Puspitasari, M.Pd., dosen Pendidikan Fisika. Program ini juga menjalin kemitraan dengan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Sedayu.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Kehadiran Pro-Simbah sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah lansia setiap tahunnya. 

Dengan semakin bertambahnya usia, lansia sering kali membutuhkan lebih banyak perhatian terkait kesehatan fisik, mental, dan sosial. 

Melalui program ini, lansia atau biasa disebut simbah-simbah, dapat terlibat dalam berbagai aktivitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan kebahagiaan dan produktivitas mereka.

Salah satu inovasi utama dari program ini adalah penggunaan Virtual Art Therapy, yang memberikan pengalaman visual dan interaktif bagi para peserta. 

"Di sekolah ini, simbah bisa menonton film dan merasakan bagaimana rasanya menjalankan sa’i dengan menggunakan alat seperti kacamata virtual ini." Teknologi ini digunakan untuk memberikan pengalaman baru kepada para lansia, yang diharapkan dapat menstimulasi kesehatan mental dan emosional mereka," ujar Dr. Dody Hartanto dikutip dari laman UAD. 

Program Sekolah Lansia Pertama di Sedayu  


Program Pro-Simbah merupakan yang pertama kali diadakan di wilayah Sedayu, dan disambut baik masyarakat serta pemerintah setempat. 

"Panewu sangat berterima kasih dan berharap program ini dapat membantu lansia menjadi lebih produktif," kata Koordinator Bidang Kesejahteraan Sosial, Aji Minarno. 

Ketua PCA Sedayu, Sukartini mengapresiasi inisiatif ini. Menurut dia, program ini sangat sesuai dengan program kerja PCA, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia. 

"Kami merasa sangat terbantu, dan program ini akan menjadi sinergi berkelanjutan di bawah koordinasi majelis kesejahteraan sosial," kata Sukartini.

Selain pelatihan virtual, para lansia juga diajari berbagai keterampilan seperti bermain angklung, bercocok tanam, serta mendapatkan edukasi hukum agar tidak mudah dibohongi. 

Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup para lansia di wilayah Sedayu.

Keberlanjutan program dan harapan ke depan 

Peluncuran Pro-Simbah ditandai dengan pemotongan pita dan penyerahan sejumlah peralatan pendukung kegiatan, seperti papan tulis, LCD, layar proyektor, alat virtual art therapy, angklung, serta perlengkapan berkebun. 

Ketua BRIN UAD, Prof. Anton Yudhana menekankan pentingnya keberlanjutan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak lansia di masa mendatang. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

"Diharapkan sekolah lansia ini bisa terus berlanjut dengan peserta baru, karena kurikulum dan buku telah disiapkan," harapnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pro-Simbah diharapkan menjadi model program pemberdayaan lansia yang dapat diadopsi daerah lain untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dan membuat hari-hari lansia menjadi lebih produktif dan bahagia.***

*Tim PkM dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meluncurkan program sekolah lansia inovatif dengan virtual art therapy (Dok.Humas)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026