460 Lansia dari 22 Kecamatan di Boyolali Diwisuda


Berita Lansia - Pada acara tersebut, Bupati M. Said Hidayat secara simbolis mewisuda satu per satu lansia dengan memindahkan tali toga mereka. 

2024-09-11 21:25:17

Geriatri.id - Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, melantik 460 lansia dari 22 kecamatan di daerah tersebut, dengan harapan mereka dapat terus hidup sehat dan mandiri di masa depan.

Pada acara tersebut, Bupati M. Said Hidayat secara simbolis mewisuda satu per satu lansia dengan memindahkan tali toga mereka. 

Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy M. Said Hidayat, dan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) pada Rabu (11/9).

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh lansia di Kabupaten Boyolali yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di sekolah lansia ini," ujarnya.

Baca juga: 5 Jenis Penyakit Jantung yang Rentan Dialami Lansia

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, menjelaskan bahwa melalui kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), mereka membuka program sekolah lansia yang bertujuan untuk memberdayakan para lansia agar tetap sehat, kuat, dan mandiri.

Ratri menambahkan, Kabupaten Boyolali saat ini tengah menikmati bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. 

Namun, di masa depan, dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, tantangan berikutnya adalah menghadapi peningkatan jumlah lansia.

Oleh sebab itu, para lansia perlu dipersiapkan agar tetap bugar, produktif, dan mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan pendidikan di sekolah lansia ini.

Kurikulum yang diterapkan cukup lengkap, mencakup aspek kesehatan, gizi lansia, penanganan stres untuk memperkuat mental dan psikologis, serta pendidikan keagamaan dan keterampilan khusus. 

Baca juga: Penelitian: Statin Efektif Cegah Penyakit Kardiovaskular dan Kematian Pada Lansia

Tujuannya adalah memastikan lansia tetap aktif secara fisik, mental, dan sosial, sehingga mereka dapat mempertahankan fungsi fisik dan psikis dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia Ediningsih, mengapresiasi pencapaian Kabupaten Boyolali dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk, sehingga mereka dapat memasuki bonus demografi lebih cepat. Hingga tahun 2035, Kabupaten Boyolali memiliki peluang besar untuk mencapai kesejahteraan.

"Kami sangat mengapresiasi, meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi, semangat yang tinggi untuk terus belajar dan mendapatkan pengalaman sangat patut dicontoh," tutupnya.***

*Foto: Ilustrasi 260 lansia di Boyolali diwisuda. (Pixabay)

Video Lansia Inspiratif

 


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026