Hadapi Ageing Society, Haji Ramah Lansia Jadi Desain Utama Penyelenggaraan Haji


Berita Lansia - Haji ramah lansia akan menjadi desain utama dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan datang.

2024-09-11 08:05:43

Geriatri.id - Haji ramah lansia akan menjadi desain utama dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan datang. Ini karena jemaah haji yang akan berangkat masih didominasi kelompok lanjut usia (lansia) dengan masa tunggu 10-12 tahun. 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief mengatakan Indonesia akan menghadapi bonus demografi dan masyarakat yang tergolong baby boomers akan semakin menua atau ageing society).   

“Karena itu haji yang ramah lansia harus selalu kita jaga dan kembangkan karena jemaah haji Indonesia yang berangkat nantinya diperkirakan mereka yang sudah tua,” ujarnya saat penutupan kegiatan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan ke-VI di Bogor, Jabar, Kamis 15 Agustus 2024.

Dikatakan Hilman, sejak Januari 2022 pihak Arab Saudi sudah membahas kajian mendalam tentang perlunya rumusan terkait fikih yang berkemudahan di dalam haji.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

“Fikih taysir fiil hajj, yaitu fikih yang memberikan banyak kelonggaran, kemudahan, kenyamanan, dan keamanan jemaah, karena kita tahu proses berhaji itu sangat berat, fikihnya juga bervariatif, dan ini harus dituntaskan dengan kemampuan jemaah yang beraneka ragam,” jelas Hilman.

Kajian mengenai fikih taysir, lanjut dia, sudah dilakukan dan didiskusikan dengan institusi keagamaan di Indonesia termasuk Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama.

“Kajian ini sudah kita lakukan untuk mainstreaming fikih taysir itu akan seperti apa, haji itu akan bagaimana, karena ini terkait bagaimana sebetulnya melayani jemaah dengan baik,” ungkapnya.

Karena itu, kata dia, perspektif moderasi dalam manasik haji diperlukan untuk mengantisipasi berbagai hal baru yang akan diterapkan.

“Kemarin baru dilaksanakan konsep tentang murur yang mungkin awalnya masih asing bagi sebagian dari kita, tapi hal itu menunjukkan bahwa moderasi dalam fikih juga diperlukan edukasi yang baik dan proses yang cukup panjang, karena ini juga masalah literasi,” katanya.

Dengan mengikuti rangkaian kegiatan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama, Hilman berharap seluruh peserta dapat belajar menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang moderat dalam pikiran dan sikapnya.


“Dan Anda beruntung sudah mengikuti kegiatan ini, banyak sekali hal yang bisa kita kembangkan karena moderasi bukan hanya tentang kita berhubungan dengan penganut agama lain, tapi juga cara berpikir dan sikap kita untuk menempatkan diri dalam suatu konteks, termasuk Anda sebagai ASN yang berhubungan langsung dengan layanan kepada jemaah haji,” tandasnya.

Sebanyak 50 pegawai telah mengikuti rangkaian kegiatan Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan ke-VI yang diselenggarakan Ditjen PHU selama empat hari di Bogor, Jawa Barat. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Mereka adalah ASN di lingkungan Ditjen PHU, Bidang PHU Kantor Wilayah Kemenag Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan UPT Asrama Haji.***

Sumber: Kemenag

*Orientasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan ke-VI di Bogor, Jabar.(Dok. Kemenag)

Untuk mendapatkan informasi seputar Haji Ramah Lansia lainnya klik DISINI.

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Menua Sehat dan Bermartabat, Upaya Kemenkes untuk Lansia

Sudah Usia Senja, 5 Orang Masih Pimpin Negara di Dunia

Renta, Kenapa Bisa Terjadi?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026