Bahaya Konsumsi Kafein di Malam Hari Bagi Lansia


Berita Lansia - Namun, bagi lansia, konsumsi kafein terutama di malam hari bisa berdampak negatif pada kesehatan.

2024-09-07 22:03:35

Geriatri.id - Kafein adalah zat yang ditemukan dalam kopi, teh, cokelat, dan beberapa minuman ringan. Bagi banyak orang, kafein berfungsi sebagai stimulan yang membantu meningkatkan energi dan konsentrasi. 

Namun, bagi lansia, konsumsi kafein terutama di malam hari bisa berdampak negatif pada kesehatan.

Banyak ahli kesehatan merekomendasikan agar lansia menghindari konsumsi kafein pada waktu malam untuk menjaga kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.

Menurut The Sleep Foundation (2023), metabolisme tubuh melambat seiring bertambahnya usia, termasuk dalam hal mencerna dan memproses kafein. 

Baca juga: Tidur Lebih Lama di Akhir Pekan Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung?

Pada lansia, kafein bisa tetap berada dalam sistem tubuh lebih lama, yang menyebabkan gangguan tidur.

Kafein memblokir adenosin, zat kimia dalam otak yang memicu rasa kantuk, sehingga dapat membuat lansia tetap terjaga lebih lama dan sulit tertidur meskipun tubuh lelah.

Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting bagi lansia untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Kafein di malam hari dapat mengganggu pola tidur alami, menyebabkan insomnia atau tidur yang terputus-putus. 

Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Sleep Medicine (2022) menunjukkan bahwa lansia yang mengonsumsi kafein kurang dari 6 jam sebelum tidur mengalami penurunan kualitas tidur yang signifikan, termasuk penurunan dalam tidur REM (Rapid Eye Movement) yang penting untuk pemulihan mental dan fisik.

Gangguan tidur juga dapat memperburuk kondisi kesehatan yang umum dialami lansia, seperti hipertensi, gangguan jantung, dan masalah kognitif. 


Alternatif untuk Mengganti Kafein di Malam Hari

Bagi lansia yang terbiasa mengonsumsi kafein di malam hari, ada beberapa alternatif minuman yang lebih aman dan tidak mengganggu tidur, seperti:

Teh Herbal: Teh chamomile atau peppermint adalah pilihan yang baik karena tidak mengandung kafein dan dapat memberikan efek menenangkan.

Susu Hangat: Susu hangat dapat membantu meningkatkan produksi melatonin alami dalam tubuh, hormon yang mengatur siklus tidur.

Baca juga: Kalender Kesehatan September 2024, Ada Peringatan Apa Saja?

Air Mineral: Mengonsumsi air mineral tetap penting untuk menjaga hidrasi tanpa efek samping kafein.

Bagi lansia, menghindari konsumsi kafein di malam hari sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. 

Mengganti minuman berkafein dengan alternatif yang lebih ramah bagi tubuh, lansia dapat menikmati tidur yang lebih baik dan menjaga kondisi fisik serta mental yang optimal.***

*Foto:

Video Lansia

 


ARTIKEL LAINNYA

Pemerintah Dorong “Care Economy” untuk Lansia

Ketika Lansia Diajak Jalan-Jalan di HLUN 2026

Industri Robot Lansia di China Kian Melaju

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026