Mengenang Ekonom Senior Faisal Basri yang Dikenal Sangat Kritis


Berita Lansia - Ekonom senior dan pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri, meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta.

2024-09-05 20:19:04

Geriatri.id - Ekonom senior dan pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri, meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta pada Kamis 5 September 2024 pukul 03.50 WIB. 

Faisal meninggal di usia 65 tahun akibat serangan jantung setelah menjalani perawatan intensif di RS tersebut.

Kabar duka ini dikonfirmasi pakar pendidikan dan kebijakan, Darmaningtyas, melalui media sosial X. 

"Saya betul-betul kaget dan turut berduka cita atas kepergian ekonom kita yang amat kritis dan independen, Faisal Basri," tulis Darmaningtyas. 

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Dia berharap Faisal diampuni dosa-dosanya dan ada generasi baru yang meneruskan pemikiran dan kritik yang tajam. 

Faisal Basri meninggalkan seorang istri, Syafitrie Nasution, dan tiga anak. Ketiganya adalah Anwar Ibrahim Basri, Siti Nabila Azuraa Basri dan Muhammad Attar Basri.

Sepanjang hidupnya, Faisal Basri dikenal merupakan sosok yang berperan besar dalam pemikiran di bidang ekonomi dan sosial. 

Pria kelahiran Bandung, 6 November 1959 dikenal berkat kiprahnya sebagai ekonom yang kritis dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan di Tanah Air.

Dia pernah menjadi Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas pada 2014. 

Kuprah Faisal Basri di bidang ekonomi dan politik

1. Pendiri Indef

Faisal Basri mendirikan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) pada Agustus 1995.

Indef adalah sebuah lembaga riset ekonomi yang fokus pada isu keuangan dan kebijakan publik. 

Tujuan pendirian Indef meningkatkan partisipasi publik dalam pembuatan kebijakan.

2. Pendiri PAN


Faisal Basri aktif di dunia politik di masa reformasi. Dia nerupakan salah satu pendiri Majelis Amanah Rakyat (MARA) yang kemudian berkembang menjadi Partai Amanat Nasional (PAN). 

PAN resmi berdiri pada 23 Agustus 1998, dan Faisal menjabat sebagai sekretaris jenderal pertama partai itu hingga 2000. 

Dia mundur dari PAN pada 2001 dan mendirikan organisasi politik baru bernama Pergerakan Indonesia (PI).

Penghargaan dan kontribusi akademik

Faisal Basri menerima banyak penghargaan, termasuk Pejuang Anti Korupsi 2003, FEUI Award 2005, dan Lifetime Achievement Kompasiana Award 2015. 

Sebagai akademisi, Faisal dikenal sebagai dosen ekonomi di Universitas Indonesia dan pernah meraih predikat Dosen Teladan III UI tahun 1996.

Faisal Basri meninggalkan warisan pemikiran dan kontribusi yang besar bagi Indonesia, terutama di bidang ekonomi dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia akademik, politik dan masyarakat Indonesia.***

*Ekonom senior dan pendiri Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri,(Foto:Indef)

Untuk mendapatkan informasi seputar obituari lainnya KLIK DISINI

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Pikiran Tetap Tajam di Usia Senja, Lansia Harus Berdaya Melawan Hoaks

Kapan Lansia Membutuhkan Pendamping di Rumah?

Orangtua 'Wajib' Ikut Posyandu Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026