Mengenal Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia


Berita Lansia - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia. Paus Fransiskus tiba di Jakarta pada Selasa, 3 September 2024. 

2024-09-03 21:58:15

Geriatri.id - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia. Paus Fransiskus tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa, 3 September 2024 pukul 11.30 WIB. 

Paus Fransiskus merupakan Paus Gereja Katolik ke-266 yang terpilih dalam Konklaf Kepausan pada 2013. 

Sebelum menjabat sebagai Paus, Paus Fransiskus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio adalah Uskup Agung Buenos Aires, Argentina. 

Paus Fransiskus lahir di Buenos Aires pada 17 Desember 1936, dari keluarga imigran Italia. 

Ayahnya bernama Mario yang bekerja sebagai akuntan di perusahaan perkeretaapian. Sementara ibunya bernama Regina Sivori.

Setelah menamatkan pendidikan teknisi kimia, Paus Fransiskus memilih jalan imamat dengan masuk Seminari Tinggi Keuskupan Villa Devoto. Dia masuk novisiat Serikat Yesus pada 11 Maret 1958. 

Pendidikan lanjutannya di bidang humaniora ditempuh di Chile, sebelum kembali ke Argentina pada 1963 dan memperoleh gelar sarjana filsafat dari Colegio de San José di San Miguel.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Pada 1964-1966, Paus Fransiskus mengajar sastra dan psikologi di berbagai lembaga pendidikan di Argentina. Dia melanjutkan studi teologi di Colegio de San José dan meraih gelar teologi pada 1967-1970. 

Uskup Agung Ramon Jose Castellano mentahbiskan Paus Fransiskus sebagai imam pada 13 Desember 1969.

Dia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Alcala de Henares, Spanyol pada 1970-1971 dan mengikrarkan kaul kekalnya bersama Serikat Yesus pada 22 April 1973. 


Pada tahun yang sama, dia diangkat sebagai Provinsial Serikat Yesus di Argentina, dan kemudian menjabat sebagai Rektor Colegio de San Jose periode 1980-1986.

Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Uskup Tituler Auca dan Uskup Pembantu Buenos Aires pada 20 Mei 1992, . 

Tiga tahun kemudian, dia menjadi Uskup Agung Buenos Aires pada 3 Juni 1997. 

Setelah wafatnya Kardinal Quarracino, Paus Fransiskus mengambil alih posisi Uskup Agung dan Primat Argentina pada 28 Februari 1998.

Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Kardinal pada 21 Februari 2001. 

Dia juga terlibat sebagai Relator Umum untuk Sidang Umum Biasa ke-10 Sinode Para Uskup pada Oktober 2001. 

Setelah berpartisipasi dalam Konklaf 2005 yang memilih Paus Benediktus XVI, Paus Fransiskus terpilih sebagai Paus Gereja Katolik pada 13 Maret 2013 dan menjadi Paus pertama dari benua Amerika.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang dikunjungi Paus Fransiskus.

Baca Juga: Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung

Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan apostolik yang akan berlangsung hingga 6 September 2024. 

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia diharapkan membawa pesan perdamaian dan dialog antaragama, memperkuat hubungan antara Vatikan dan Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia.***

*Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus.(Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Lansia

Memahami Hipertensi (13): Pengaruh Kopi, Matcha, dan Teh

Cara Mengukur Kebutuhan Porsi Makan Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026