
Geriatri - Banyak lansia menghabiskan waktu lebih banyak dengan duduk, baik saat menonton televisi, berbincang, maupun beristirahat di rumah. Meski terlihat nyaman, terlalu lama duduk ternyata dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, terutama pada usia lanjut.
Beberapa dampak dari duduk terlalu lama di antaranya:
Menurut World Health Organization, kurang aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolisme.
Saat tubuh terlalu lama diam, aliran darah menjadi kurang lancar dan pembakaran kalori menurun. Akibatnya, tubuh lebih mudah mengalami penumpukan lemak dan penurunan kekuatan otot.
Semakin jarang bergerak, otot tubuh akan semakin melemah. Lansia yang terlalu lama duduk juga lebih rentan mengalami:
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa duduk terlalu lama berhubungan dengan peningkatan risiko:
Lansia yang jarang bergerak juga cenderung memiliki metabolisme tubuh yang lebih lambat.
Lansia tidak harus melakukan olahraga berat untuk menjaga kesehatan. Aktivitas ringan yang dilakukan rutin sudah sangat bermanfaat seperti jalan kaki, berkebun, merapihkan rumah, hingga senam lansia. Yang terpenting adalah mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama tanpa bergerak.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri