Selain Anak-Anak, Kelompok Lansia Berisiko Tinggi Terinfeksi Mpox


Berita Lansia - Selain anak-anak, kelompok lanjut usia (lansia) juga berada dalam risiko tinggi terinfeksi Mpox.

2024-09-02 06:24:48

Geriatri.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Mpox sebagai situasi darurat kesehatan global. Menurut laporan yang dirilis oleh The New York Times pada Kamis (29/8/2024), penyebaran utama Mpox terjadi melalui hubungan seksual. 

Namun, para ahli menegaskan bahwa virus ini juga dapat menular melalui berbagai cara lain, seperti kontak langsung dengan kulit penderita, interaksi dengan hewan yang terinfeksi, serta melalui permukaan yang terkontaminasi.

Berdasarkan data terbaru dari Kongo, sekitar 70 persen dari 14.901 kasus Mpox ditemukan pada anak-anak di bawah usia 15 tahun, dengan lebih dari 321 anak dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit ini.

Selain anak-anak, kelompok lanjut usia (lansia) juga berada dalam risiko tinggi terinfeksi Mpox. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka yang cenderung lebih lemah, membuat mereka lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk Mpox.

Baca juga: 5 Makanan yang Dapat Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Lansia

Selain itu, banyak lansia yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung yang dapat memperburuk kondisi mereka jika terinfeksi Mpox. 

Dilansir dari iCliniq, penelitian juga menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi virus menurun, menjadikan lansia kelompok yang paling berisiko.

Gejala Mpox pada Lansia 

Gejala Mpox pada lansia bisa lebih parah dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih muda. Gejala umum termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, dan ruam yang berkembang menjadi lesi kulit. 

Pada lansia, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat dan mengakibatkan komplikasi serius seperti infeksi bakteri sekunder atau pneumonia​.


Mpox merupakan ancaman serius bagi lansia karena sistem kekebalan tubuh yang lemah dan potensi komplikasi yang lebih parah. 

Baca juga: Usia Boleh Bertambah, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Tetap Awet Muda

Pencegahan dan penanganan yang tepat dapat membantu melindungi lansia dari infeksi dan meminimalkan dampak penyakit ini pada kelompok usia rentan ini. 

Penting bagi keluarga dan tenaga kesehatan untuk waspada dan mengambil langkah-langkah proaktif dalam melindungi lansia dari risiko tertular Mpox.***

*Foto: Ilustrasi penyebaran mpox alias cacar monyet pada lansia. (Pixabay)

Video Senior Podcast


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026