
Geriatri.id - Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi mengalami perubahan signifikan. Gaya hidup kurang aktif, masalah pencernaan hingga gigi berkontribusi terhadap perubahan asupan makanan pada lanjut usia (lansia).
Serene Tay adalah seorang ahli diet di Rumah Sakit Umum Ng Teng Fong.
Menurut Tay, lansia kerap menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan kalori, protein, serat, vitamin, dan mineral harian.
“Faktor-faktor ini membuat lansia tidak dapat mengonsumsi makanan dengan takaran saji yang direkomendasikan, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan,” ujarnya.
Selain itu, lansia lebih rentan mengalami dehidrasi karena rasa haus yang berkurang seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi
Meski nafsu makan dan kebutuhan kalori lansia menurun, penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada lansia.
Ini untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran, serta menyediakan energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Berikut lima makanan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi lansia:
1. Ikan
Ikan adalah sumber protein rendah lemak yang dapat membantu lansia mengatasi kehilangan otot dan mempercepat proses penyembuhan.
Jenis ikan seperti salmon, tuna, atau sarden, yang juga kaya akan kalsium dapat menjadi pilihan.
2. Daging
Meski daging merupakan sumber protein penting, lansia sebaiknya menghindari daging merah berlemak yang tinggi lemak jenuh. Ayam tanpa kulit atau daging merah tanpa lemak bisa sebagai gantinya.
3. Produk susu dan makanan kaya kalsium
Produk susu rendah lemak seperti susu, keju, dan yoghurt adalah sumber kalsium yang baik. Mengonsumsi cukup kalsium dapat mencegah osteoporosis pada lansia.
4. Karbohidrat gandum utuh
Gandum utuh seperti nasi, mie, roti, atau biskuit dari gandum utuh, adalah sumber vitamin B dan serat.
Diet tinggi serat membantu meningkatkan fungsi usus dan melindungi dari penyakit kardiovaskular.
5. Buah dan sayuran segar
Kadungan vitamin dan antioksidan dalam buah dan sayuran segar baik untuk lansia.
Selain itu, beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam asupan makan lansia adalah:
- Minum air enam hingga delapan gelas cairan per hari.
- Batasi makanan tinggi lemak jenuh seperti biskuit, kue, gorengan, dan camilan gurih lainnya.
- Ganti makanan berlemak tinggi dengan lemak sehat seperti pasta kacang dan alpukat.
Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia
- Batasi konsumsi garam dan gula tambahan, termasuk menghindari minuman bersoda, sirup, dan makanan olahan mengandung gula atau garam berlebih.
Dengan memperhatikan asupan nutrisi, lansia dapat menjaga kesehatan dan kualitas hidup mereka.***
*Ilustrasi - Produk susu rendah lemak baik untuk lansia.(Pixabay)
Video Senior Podcast
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri