Bermain Video Game Cara Menyenangkan untuk Meningkatkan Fungsi Kognitif Pada Lansia


Aktivitas bermain video game memang bisa menjadi cara yang efektif untuk meredakan stres, terutama jika dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

2024-08-30 22:34:23

Geriatri.id - Bermain video game ternyata dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan kognitif lansia. 

Aktivitas bermain video game memang bisa menjadi cara yang efektif untuk meredakan stres, terutama jika dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

Menariknya, beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa bermain video game, ketika dilakukan dengan waktu yang tepat, dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan mental, termasuk pada lansia.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Oxford, bekerja sama dengan perusahaan video game Electronic Arts dan Nintendo of America, mengeksplorasi manfaat bermain video game. 

Baca juga: Mengapa Lansia Sering Marah? Kenali 7 Penyebabnya

Penelitian ini melibatkan 471 pemain "Plants vs Zombies: Battle for Neighborville" dan 2.756 pemain "Animal Crossing: New Horizons". Peneliti kemudian melakukan survei untuk mengukur dampak permainan terhadap para peserta.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science menunjukkan bahwa bermain video game memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan emosional, yang juga berdampak baik pada kinerja kognitif.

Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari bermain video game yang mendukung fungsi kognitif pada lansia, antara lain:

  • Meningkatkan kecepatan pemrosesan informasi, waktu reaksi, memori, dan kemampuan multitasking.
  • Memberikan dampak positif pada respons emosional, terutama jika game yang dimainkan melibatkan aktivitas fisik.
  • Membantu mengembangkan manajemen stres yang lebih baik.
  • Mengurangi tingkat kecemasan.

Namun penting untuk diingat bahwa bermain video game harus dilakukan dalam batas yang wajar. Jika dilakukan berlebihan, bisa berujung pada kecanduan, yang tentunya berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke-102, Seorang Lansia Lakukan Aksi Terjun Payung

Kecanduan game dapat mengganggu rutinitas harian dan menurunkan produktivitas, serta menghambat fungsi sosial, bahkan pada lansia.

Mengingat risiko tersebut, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara waktu bermain video game dan aktivitas fisik agar kebugaran tubuh tetap terjaga.***

*Foto: Ilustrasi lansia bermain video game. (Pixabay)

Video Senior Podcast


 


ARTIKEL LAINNYA

10 Negara Tertua di Dunia: Usia Boleh Tua, tapi Tetap Eksis

AI Mulai Masuk ke Dunia Perawatan Lansia di Rumah

Cara Pakai Balsem yang Baik untuk Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026